21 ABK Menjadi Korban Perdagangan Orang di Atas Kapal Cumi

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com – Harapan 21 pemuda dari berbagai daerah di Pulau Jawa untuk mengubah nasib lewat pekerjaan di laut pupus sudah. Dengan iming-iming gaji besar dan pekerjaan layak, mereka direkrut lewat media sosial untuk bekerja sebagai anak buah kapal (ABK). Namun, kenyataannya justru mereka terjebak dalam jeratan perdagangan orang.

Para korban berusia 18 hingga 23 tahun dibawa ke Bali dan ditempatkan di kapal cumi KM Awindo 2A yang bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar. Hidup mereka di atas kapal itu jauh dari kata manusiawi. Identitas dan ponsel disita, tak ada kontrak kerja, hanya makan mi instan dua sendok per orang, air minum diambil dari tangki kapal, bahkan gelap tanpa penerangan.

Baca Juga:  Ada Peluang Formasi 'Sarbagita' Jadi Host Porprov Bali 2025

“Sebenarnya mereka dijanjikan gaji Rp3,4 juta, tapi yang diterima hanya Rp2,5 juta, dipotong biaya calo dan sponsor. Sebagian besar merasa ditipu, takut, dan ingin pulang,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy, Jumat (5/9).

Baca Juga:  Lifeguard Kuta-Kutsel Asah Kemampuan Penyelamatan di Ombak Kuta, Sesi Tiga Pelatihan Operasional Jet Ski

Kasus ini terungkap setelah salah satu ABK melapor ke Basarnas pada akhir Juli lalu. Polda Bali kemudian mengevakuasi para korban dan menyerahkannya ke Direktorat Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kini mereka dipulangkan ke rumah masing-masing, sementara penyidik menelusuri pemilik kapal serta pihak-pihak yang terlibat.

Baca Juga:  Festival Literasi 2024: Langkah Awal Menuju Kabupaten Literasi yang Berdaya Saing

“Ini kejahatan luar biasa terhadap rasa kemanusiaan. Kami akan tuntaskan agar korban mendapat keadilan,” tegas Ariasandy. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR