Cegah dan Doa Untuk Atasi Mimpi Buruk Dalam Sastra Hindu

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Setiap orang pasti pernah bermimpi, baik itu mimpi buruk maupun mimpi yang baik, kali ini tim baliwakenews akan membahas terkait pencegahan terjadinya mimpi buruk dan seperti apa menyikapi mimpi tersebut. Referensi yang tim ambil kali ini adalah menyikapi mimpi menurut hindu. Tepatnya dalam Agni Purana yang menyatakan apabila seseorang mendapatkan mimpi buruk , para brahmana harus segera dipuja, dan beryadnya untuk memuja Dewa Wisnu, Siwa, Brahma , Ganesha dan Dewa Surya. Selain itu, Jika seseorang mendapat mimpi baik , lalu kembali tertidur dan mendapat mimpi buruk , yang akan menjadi kenyataan adalah arti mimpi buruk tersebut. Untuk itu jika seseorang mendapat mimpi baik , orang tersebut sebaiknya segera terbangun dan jangan tidur kembali. Dan perlu diketahui bahwa jika seseorang yang mendapatkan mimpi baik dan menceritakan mimpinya kepada orang lain , akibat dari mimpi baik tersebut akan berkurang.

Lantas bagaimana untuk mencegah terjadinya mimpi buruk tersebut ?, tim baliwakenews pun mendapatkan sebuah referensi dari sebuah karya buku yang ditulis oleh Ayu Rini. Buku yang mengkaji Arti Mimpi Menurut Hindu ini menjelaskan secara detail apa yang mesti dilakukan untuk mencegah mimpi buruk tersebut, diantaranya ; 1) menenangkan pikiran dan tubuh seperti mengikuti latihan yoga, mandi air hangat dengan sabun aroma terapi atau meminum secangkir the panas. 2) hindari mengkonsumsi makanan pedas dan berlemak yang dapat menimbulkan gas. 3) berhenti merokok karena nikotin dalam rokok telah diketahui berhubungan erat dengan masalah sulit tidur. 4) Hentikan penggunaan obat tidur karena tidak bermanfaat bagi kesehatan. 5) jangan minum-minuman beralkohol. 6)sedapat mungkin bisa merasa santai dan hindari stress. 7) jangan merasa ketakutan. Menonton film horror dan membaca novel seram dapat menimbulkan mimpi buruk. Sebaiknya, coba menonton acara yang lucu dan menyenangkan sebelum tidur. 8) sebaiknya lakukan meditasi selama 15 menit sebelum mematikan lampu. 9) lakukan kegiatan rutin sebelum tidur dan saat bangun pagi setiap hari pada jam yang sama. Kegiatan rutin ini jangan di ubah-ubah. 10) Jika tidak bisa menenangkan diri, bicaralah dengan keluarga atau teman dekat agar mendapat jalan keluar. 11) tulislah mimpi buruk saat terbangun pada buku jurnal mimpi. Coba pikirkan bagaimana mimpi buruk tersebut berkaitan dengan kehidupan anda sekarang untuk mencegah mimpi buruk itu tidak terulang kembali.

Langkah-langkah jika anak kita sering bermimpi buruk , hal ini dapat dilakukan sebagai orang tuanya diantaranya : 1)cobalah membantu anak kita membayangkan suatu kisah akhir yang lucu dari mimpi buruknya tersebut sehingga anak kita akan merasa nyaman dan tidak ketakutan. 2) buatlah anak kita merasa relax dan nyaman sebelum pergi tidur dengan cara membacakan cerita lucu dan bercakap-cakap dengannya. 3) dorong anak kita agar mau berpikir atau memikirkan scenario positif sebelum tidur.

Dalam kepercayaan masyarakat hindu kegiatan berdoa adalah salah satu solusi mengatasi mimpi buruk. Dalam Brhadaranyaka Upanisad menjelaskan Sri Krshna Datta Bharadvaja menjelaskan bahwa dalam Srimad Bhagavatam, umat hindu yang ingin terbebas dari mimpi buruk sebaiknya rajin bermeditasi pada tuhan.

Baca Juga:  Penggabungan Dapil di Badung Batal

“eten maharaja taverito mayā krshnānubhāvo Gajarāja mokshanam Svargyam yasasyam kali kalmashāpaham dus-svapna Nāsanam kuru varya srnvatām” (Brhadaranyaka Upanisad 8.4.14)

Lalu bagaimana doa atau mantra untuk mencegah mimpi buruk ? Dalam Brhadaranyaka Upanisad dijelaskan Gayathri mantram bisa dilafalkan untuk mencegah mimpi buruk. Mantra Gayatri diucapkan berulang-ulang pada pembagian waktu yaitu jam 6 pagi, jam 12 siang dan jam 6 sore.

“Om, Om, Om
Om Bhur Bhuvah Svaha
Tat Savitur Varenyam
Bhargo Devasya Dhimahi
Dhiyo Yo Nah Pracodayat
Om, Shantih, Shantih, Shantih, Om” (Brhadaranyaka Upanisad)

Dalam Sri Cinmayananda mengatakan bahwa mimpi yang paling buruk adalah mimpi merasa dilahirkan kembali. Beliau menjelaskan , saat seorang memusatkan pikirannya pada Narayana Smarana, tidak dipengaruhi oleh nafsu immoral , seseorang tidak akan mendapat mimpi buruk dalam tidurnya. Berikut adalah sebuah sloka untuk menghilangkan akibat mimpi buruk yang dapat diterapkan : “Om dus-svapna-nasanaya namaha”. (tim baliwakenews)

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM Badung Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR