Mangupura, baliwakenews.com
Anak Agung Tirtayasa hilang terseret arus sungai kala hujan deras yang terjadi pada Sabtu (10/10). Korban asal Banjar Tengah, Tanggeb, Mengwi, Badung itu, hanyut saat menangkap ikan di aliran Sungai Penet, sekitar pukul 08.00.
Hingga Minggu (11/10), korban belum ditemukan. Petugas Basarnas Kabupaten Badung dan petugas Dit. Polair Polda Bali masih melakukan pencarian. Namun karena warna air masih keruh dan cukup deras, menyebabkan petugas mengalami kendala.
Kasubag Humas Polres Badung Iptu Ketut Oka Bawa mengatakan, menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, korban yang berusia 50 tahun itu awalnya hendak menangkap ikan di sungai tak jauh dari rumahnya. Dia mengira jika air keruh dan besar karena hujan lebat bisa mudah mendapatkan ikan. “Kemungkinan korban terpeleset saat tiba di pinggir sungai. Lalu air yang besar menghanyutkan korban,” ucapnya.
Pencarian di dalam air belum bisa dilakukan petugas. Sebab, air sungai masih besar dan deras. “Tim Polda Bali dan petugas Sar masih siaga di beberapa lokasi yang diperkirakan korban tersangkut di semak-semak pinggiran sungai,” tegasnya. BWN-01
































