Bongkasa,baliwakenews.com
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar Ke-57 di Desa Wisata Bongkasa, Kecamatan Abiansemal membirikan suasa berbeda. Kegiatan yang penuh dengan kegiatan kekeluargaan tersebut juga dihadiri oleh pinisepuh, kader, simpatisan serta pengurus Partai Golkar Kabupaten Badung, Selasa 19 Oktober 2021. Bahkan tamu special juga ada yakni Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, I Nyoman Sugawa Korry serta para petinggi Parpol PDI Perjuangan Kabupaten Badung seperti Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung, Nyoman Giri Prasta yang juga selaku Bupati Badung dan Sekertaris DPC PDI Perjuangan, Putu Parwata yang juga selaku Ketua DPRD Badung. Dalam perayaan tersebut ada aspirasi spontan dari masyarakat Badung yakni agar Wayan Suyasa bisa maju menjadi Bupati Badung ditahun 2024 mendatang.
Ketua DPD Partai Gokar Badung Wayan Suyasa mengapresiasi kehadiri Bupati Badung sebagai pemerintahan Kabupaten Badung disertai Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata.”Ini adalah simbol lembaga, simbol institusi pemerintahan Kabupaten Badung. Yang mau hadir di HUT Partai Golkar. Intinya beliau mengayomi semua lembaga politik di Badung, selepas beliau ketua PDI Prerjuangan,” ujarnya seraya disambut tepuk tangan hadirin yang hadir.
Terkait perayaan HUT Golkar ke -57 yang dirayakan di kawasan Badung Utara yakni Desa Bongkasa, Suyasa menjelaskan, sebagai langkah nyata Partai Golkar menghidupkan pariwisata Badung khususnya yang ada di Badung Utara. “Mari bersama-sama. Jangan hanya wacana, kita buktikan minimal wilayah Bongkasa yang merupakan daerah potensial pariwisata adat dan budaya dikembangkan oleh Pak Bupati Giri Prasta,”harapnya.
Secara khusus Wayan Suyasa menegaskan, Partai Golkar Badung kedepannya harus merebut kekuasaan. Di tahun 2024. “Golkar sebagai simbol partai besar akan berproses. Siapaun kader terbaik PDI Perjuangan di Badung, jika ingin menggunakan Partai Golkar saya siap mengalah, dalam artian ada etika, tapi jika kami dilawan pasti kami lawan,”tegasnya.
Ketua DPD Partai Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry menyatakan konsolidasi di Partai Golkar telah berjalan. Musyawarah di tingkat provinsi berjalan aklamasi, musyawarah kabupaten kabupaten/ kota termasuk Badung berjalan dengan musyawarah mufakat. Musyawarah kecamatan di 57 kecamatan juga berjalan dengan musyawarah mufakat begitu juga musyawarah desa diseluruh bali telah berjalan dengan musyawarah mufakat. Politisi asal Desa Banyuatis, Buleleng ini juga menegaskan konsolidasi organisasi yang telah berjaan dengan baik, tidak akan berarti apa-apa ketika dibawah atau di dalam organisasi itu tidak riil.”Kami telah mengintruksikan kepada jajaran fraksi kabupaten/kota dan provinsi maupun DPR RI untuk segera melakukan rekrutmen KTA untuk seluruh Bali temasuk Kabupaten Badung. Seluruh KTA kita harapkan sudah dapat dievaluasi pada bulan Desember 2021, dan pemberian KTA juga diprioritskan kepada kaum milineal,”jelasnya.
Sementara Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta menyatakan telah memahami Partai Golkar melalui fraksinya yang ada di DPRD Badung sudah dan telah ikut melaksanakan membangun Kabupaten Badung.
“Dalam kesempatan yang berbahagia ini, ijinkanlah saya menghaturkan terima kasih kepada bapak/ibu, karena bapak/ibu sudah mewarnai pembangunan Kabupaten Badung,”ujarnya.
Kalau di Kabupaten Badung kata Giri Prasta, Partai Golkar dikalahkan PDI Perjuangan dan begitu juga sebaliknya adalah hal yang biasa. Tetapi kalau dikalahkan oleh partai lain, itu yang tidak biasa.Itulah siklus strategi poitik yang ada di Kabupaten Badung.”Mungkin saja diantara bapak ibu sekalian, para tokoh dan kader, mungkin saya adalah salah satu anggota masyarakat yang mendapatkan nilai lebih. Salah satu contoh, saya sempat bertemu Ketua Umum Partai Golkar, bahkan saya disayang oleh Bapak Airlangga Hartarto,”terangnya. Pada kesempatan tersebut Giri Parasta menyerahkan bantuan pribadi Rp 50 Juta dan Rp 7 juta dari Ketua DPRD Badung Putu Parwata. BWN-05

































