Anak Mantan Bupati Badung Bersaing Rebut Kursi Dispar dengan Mantan Ajudan Ayahnya

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Persaingan untuk menduduki jabatan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Badung menarik untuk ditelisik lebih jauh pada proses penilaian kompetisi teknis dan wawancara management talenta oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Pasalnya, dua nama yang muncul dalam bursa merupakan nama yang memiliki kaitan erat pada periode pemimpin Badung sebelumnya.

Dari data yang dihimpun dilapangan, Selasa (28/4), Anak Agung Putri Mas Agung saat ini menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Badung, merupakan putri pertama dari mantan Bupati Badung dua periode (2005 – 2015), Anak Agung Gde Agung. Sementara, pesaingnya I Putu Eka Parmana yang saat ini masih menjabat Camat Kuta Utara merupakan mantan ajudan ayahnya pada periode pertama. Persaingan ke duanya cukup menarik, karena memiliki kedekatan pada periode kepemimpinan di masa lalu. Selain itu, ada juga I Ketut Gede Sudiartha yang saat ini menjabat Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Badung. Menariknya, Gede Sudiartha juga dikabarkan orang yang dekat dengan lingkup Puri Mengwi.

Baca Juga:  Pimpinan Dan Anggota DPRD Kabupaten Badung Mengucapkan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru 2024

Tapi informasi interlan di Pemkab Badung menyebutkan kalau peluang untuk jabatan Kadis Pariwisata ke Anak Agung Putri Mas Agung cukup besar, mengingat Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa memiliki historis cukup panjang dan baik dengan Puri Mengwi. “Ya arahnya ke sana (Anak Agung Putri Mas Agung,red). Karena punya sejarah yang baik dengan pemimpin saat ini. Bisa dikatakan saat ini yang bertarung itu orangnya pak Gede Agung Semua. Ya, arahnya pasti sudah diketahui,” tandasnya.

Camat Kuta Utara, Putu Eka Parmana yang dihubungi Selasa (28/4) mengatakan, keikutsertaannya dalam proses seleksi ini merupakan bagian dari penugasan dan hasil asesmen kinerja yang telah dilakukan. Seleksi tersebut dilakukan secara kompetitif guna mencari figur yang tepat untuk memimpin sektor pariwisata yang merupakan tulang punggung ekonomi di Kabupaten Badung.

“Ya, memang dipanggil untuk mengikuti wawancara seleksi. Setiap posisi yang dibuka melibatkan tiga kandidat terbaik untuk mengikuti tahapan ini,” ujar Putu Eka saat dikonfirmasi mengenai keterlibatannya dalam bursa jabatan tersebut.

Baca Juga:  Bahas Anggaran Dampak Virus Corona, Ini yang di Lakukan Badung dengan Mendagri

Pengalaman Putu Eka Permana sebagai Camat Kuta Utara yakni wilayah yang mencakup destinasi wisata internasional seperti Canggu dan Berawa menjadi modal kuat dalam memahami dinamika kepariwisataan. Selain itu, ia memiliki rekam jejak birokrasi yang panjang, termasuk pernah mengemban amanah sebagai ajudan Bupati Badung periode 2005-2015, Anak Agung Gde Agung.

Karier birokrasinya yang merangkak dari bawah, mulai dari Kasubag Protokol hingga jabatan struktural lainnya, dinilai memberikan pemahaman mendalam mengenai tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Menanggapi proses seleksi yang sedang berjalan, Putu Eka menunjukkan sikap profesional. Ia menegaskan bahwa sebagai seorang aparatur sipil negara, orientasi utamanya adalah melaksanakan perintah pimpinan dan memberikan kontribusi terbaik di mana pun ia ditempatkan.

“Prinsipnya sebagai prajurit, kita tetap mengikuti perintah. Jika memang diberikan kepercayaan dan rezekinya di sana, kita jalankan. Jika belum, ya tidak apa-apa. Kita harus sabar dan tetap fokus pada tugas yang ada,” ungkapnya.

Sebelumnya Kepala BKPSDM Badung I Wayan Putra Yadnya mengungkapkan seluruh kandidat telah melalui tahapan wawancara oleh tim manajemen talenta Pemkab Badung. Proses tersebut telah dilaksanakan pada 15 April 2026 lalu. “Wawancara sudah dilaksanakan. Tim terdiri dari lima orang, yakni Sekda sebagai ketua, dengan anggota Kepala BKPSDM, Asisten II, Asisten III, dan Inspektur,” ujarnya

Baca Juga:  Jaksa Sita Uang Rp 237.420.200,00 dari Koperasi di Desa Tibubeneng

Saat ini, proses seleksi telah memasuki tahap ekspos kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tahapan ini menjadi bagian penting sebelum pemerintah daerah memperoleh rekomendasi resmi. Menurut dia, penjaringan ini menjadi bagian dari upaya pengisian sejumlah jabatan pimpinan yang kosong sekaligus memastikan penempatan pejabat sesuai kompetensi. Dengan keterlibatan tim manajemen talenta, diharapkan hasil seleksi mampu menghadirkan figur yang tepat untuk mendukung kinerja pemerintahan ke depan. “Sekarang masih berproses di tahap expose ke BKN. Setelah itu baru menunggu rekomendasi,” pungkasnya. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR