Denpasar, Baliwakenews.com
Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, penguasaan bahasa Inggris dan kemampuan berwirausaha menjadi dua keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Warmadewa ( Unwar) memberikan pelatihan khusus kepada anak-anak asuh Panti Asuhan Dharma Jati II, Denpasar.
Program yang digelar pada 30 Mei 2026 ini tidak hanya mengajarkan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga menanamkan semangat kewirausahaan sebagai bekal menghadapi masa depan yang lebih mandiri dan kompetitif.
Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Radha Andhra Swari, S.S., M.Li., Dr. Made Sani Damayanthi Muliawan, S.S., M.Hum., serta Dr. Ade Ruly Sumartini, S.E., M.M. Mereka membekali peserta dengan berbagai kosakata dan ekspresi bahasa Inggris yang berkaitan langsung dengan dunia bisnis dan kewirausahaan.
Agar materi lebih mudah dipahami, pelatihan dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif, diskusi kelompok, hingga simulasi percakapan. Metode tersebut membuat peserta lebih aktif terlibat dan mampu mempraktikkan kemampuan yang dipelajari secara langsung.
Tak hanya dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Universitas Warmadewa sebagai pendamping sekaligus fasilitator. Kehadiran mahasiswa memberikan warna tersendiri dalam proses pembelajaran karena mereka terjun langsung membantu peserta saat sesi praktik, diskusi, maupun permainan edukatif.
Selain mendukung keberhasilan program, keterlibatan mahasiswa juga menjadi ruang pembelajaran nyata untuk mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kepedulian sosial mereka.
Ketua tim PKM, Radha Andhra Swari, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan bekal keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan generasi muda.
“Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi bahasa Inggris dan kewirausahaan bagi para anak asuh di Panti Asuhan Dharma Jati II, sehingga dapat menjadi bekal yang bermanfaat untuk pengembangan diri di masa depan,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sesi praktik percakapan dan permainan edukatif menjadi bagian yang paling diminati karena memungkinkan peserta belajar sambil berinteraksi secara langsung dengan dosen maupun mahasiswa pendamping.
Suasana pelatihan yang hangat dan penuh semangat menjadi bukti tingginya minat para peserta untuk meningkatkan keterampilan diri. Bagi mereka, kesempatan belajar ini bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga membuka wawasan baru tentang peluang karier dan usaha di masa depan.
Melalui program ini, Universitas Warmadewa menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sinergi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan dampak berkelanjutan, terutama dalam mempersiapkan generasi muda yang lebih siap bersaing di era global. BWN-03





























