Mangupura, baliwakenews.com
Peristiwa kebakaran yang terjadi di area dapur utama salah satu tenant di kawasan The Nusa Dua, yakni Club Med Bali, Jumat (24/4/2026) pagi, dipastikan tidak mengganggu aktivitas wisata maupun kunjungan wisatawan. Kawasan pariwisata unggulan tersebut tetap beroperasi normal dan kondusif.
General Manager Kawasan The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menegaskan seluruh aktivitas wisatawan, termasuk tamu yang menginap di Club Med Bali, tetap berjalan seperti biasa pascakejadian.
“Secara umum kondisi kawasan masih aman. Pengunjung tetap bisa beraktivitas seperti biasa dan tamu di Club Med tertangani dengan baik,” ujarnya.
Meski sempat terjadi keramaian saat insiden berlangsung sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 WITA, situasi dengan cepat kembali normal. Hal ini menunjukkan kesiapan pengelola kawasan dalam menangani keadaan darurat tanpa mengganggu kenyamanan wisatawan.
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menjelaskan api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 06.45 WITA di area main kitchen Club Med Bali. Informasi diterima tim pemadam pada pukul 06.55 WITA, dan hanya berselang dua menit, petugas Damkar ITDC sudah tiba di lokasi.
“Upaya pemadaman berlangsung sekitar 1,5 jam, dilanjutkan pendinginan selama dua jam. Total penanganan sekitar 3,5 jam,” jelas Troy.
Dalam proses pemadaman, ITDC mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan mendapat dukungan tujuh unit tambahan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung. Meski sempat terkendala angin kencang, api akhirnya berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 10.30 WITA.
Troy memastikan insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. “Yang paling penting tidak ada korban jiwa dan situasi saat ini sudah terkendali,” tegasnya.
ITDC juga memastikan operasional kawasan The Nusa Dua tetap berjalan lancar. Bahkan, agenda internasional Adhyaksa International Run 2026 yang akan digelar pada Minggu (26/4) mendatang dipastikan tetap berlangsung sesuai jadwal.
“Rangkaian kegiatan sudah dimulai hari ini, yakni pengambilan race pack, dan tetap berjalan seperti biasa,” tambahnya.
Ke depan, ITDC akan melakukan evaluasi menyeluruh guna meningkatkan sistem keamanan dan penanganan darurat, termasuk memperkuat koordinasi dengan kepolisian, Damkar, serta seluruh stakeholder terkait. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut. BWN-04


































