Bisnis Bali Melambat! Pariwisata Lesu dan Harga Plastik Naik 60 Persen, Dunia Usaha Mulai Waspada

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Aktivitas dunia usaha di Bali pada triwulan I 2026 masih tumbuh, namun mulai menunjukkan sinyal perlambatan serius di tengah tekanan geopolitik global dan lesunya sektor pariwisata pasca libur akhir tahun.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja dalam keterangannya Jumat 24 April 2026 mengatakan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia Provinsi Bali mencatat Nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha hanya sebesar 17,91 persen pada triwulan I 2026. Angka ini turun cukup tajam dibanding triwulan IV 2025 yang mencapai 35,46 persen.

“Perlambatan ini terutama dipicu oleh menurunnya kinerja sektor utama penopang ekonomi Bali, yakni Penyediaan Akomodasi Makanan dan Minuman (Akmamin) serta sektor konstruksi, ” ungkapnya.

Lapangan usaha Akmamin tercatat merosot dari minus 0,67 persen pada triwulan IV 2025 menjadi minus 8,32 persen pada triwulan I 2026. Sementara sektor konstruksi juga turun dari 8,88 persen menjadi minus 1,78 persen.

Baca Juga:  Jelang KTT G-20, Polresta Tingkatkan Kemampuan Ribuan Pecalang

Bank Indonesia menilai kondisi ini erat kaitannya dengan faktor musiman low season setelah periode libur akhir tahun, yang berdampak langsung pada menurunnya jumlah kunjungan wisatawan dan melemahnya daya beli masyarakat.

Data Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menunjukkan jumlah kedatangan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) pada triwulan I 2026 turun 10,85 persen secara kuartalan.

Jumlah kedatangan wisatawan menyusut dari 2,94 juta orang menjadi hanya 2,62 juta orang.

Tak hanya faktor musiman, tekanan geopolitik global juga ikut memperberat kondisi dunia usaha Bali. Konflik berkepanjangan di Timur Tengah disebut berdampak pada perubahan jadwal penerbangan internasional serta terganggunya rantai pasok bahan baku industri.

Salah satu dampak paling terasa adalah melonjaknya harga bijih plastik yang menjadi bahan baku penting di berbagai sektor usaha.

Baca Juga:  Cegah Rabies, Seratusan Lebih Anjing di Mumbul Divaksin Rabies

Bank Indonesia mencatat pedagang pasar tradisional di Denpasar, Buleleng, dan Badung mengeluhkan kenaikan harga bijih plastik pada April 2026 sebesar 30 hingga 60 persen dibanding bulan sebelumnya.

Kenaikan ini terjadi akibat berkurangnya pasokan dari Timur Tengah sebagai salah satu pemasok utama bahan baku plastik dunia.

Fenomena ini memicu kekhawatiran besar di kalangan pelaku usaha karena sebagian besar memilih menahan harga jual agar tidak kehilangan konsumen, meski margin keuntungan terus tergerus.

Namun di tengah tekanan tersebut, sektor jasa keuangan justru menunjukkan kinerja positif.

Lapangan Usaha Jasa Keuangan mencatat peningkatan SBT sebesar 2,95 persen secara kuartalan, dari 0,27 persen pada triwulan IV 2025 menjadi 3,22 persen pada triwulan I 2026.

Peningkatan ini ditopang oleh aktivitas ekonomi selama rangkaian Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Hari Raya Nyepi dan Idulfitri yang tetap mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  BJ Habibie : Presiden Terbaik yang Menyelamatkan Indonesia dari Krisis 1998

Lebih lanjut Erwin Soeriadimadja, menegaskan bahwa dunia usaha Bali masih memiliki daya tahan yang cukup baik, namun kewaspadaan tetap diperlukan mengingat tekanan eksternal masih sangat dinamis.

SKDU sendiri merupakan survei triwulanan Bank Indonesia yang dilakukan terhadap 130 pelaku usaha di seluruh Bali dan mewakili 17 kategori lapangan usaha.

Survei ini menjadi salah satu indikator penting dalam membaca arah perkembangan ekonomi daerah, kondisi keuangan dunia usaha, hingga ekspektasi inflasi para pelaku usaha.

“Meski Bali masih tumbuh, sinyal perlambatan ini menjadi alarm serius bagi pelaku usaha dan pemerintah daerah agar tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata, tetapi mulai memperkuat fondasi ekonomi yang lebih tahan terhadap guncangan global, ” pungkas Erwin. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR