Tabanan, baliwakenews.com
Pihak RSUD Tabanan menyiapkan hingga dua tim pelayanan pelapis atau cadangan ketika Hari Raya Nyepi 2026. Langkah itu dilakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan saat Nyepi berlangsung.
Direktur RSUD Tabanan, dr. I Gede Sudiarta saat diwawancarai, Senin 16 Maret 2026 menjelaskan, tenaga pelapis tersebut dikhususkan di pelayanan Unit Gawat Darurat (UDG).
“Selain petugas yang berjaga saat shift pagi, kami juga menyiapkan petugas medis on call hingga dua lapis. Jumlahnya hampir sama dengan tim pelayanan saat shift pagi,” jelas Sudiarta.
Pihak RSUD Tabanan juga sudah bekerjasama dengan pihak desa adat ketika mendapat panggilan darurat dalam penjemputan pasien. Tim yang bertugas adalah tim pelapis atau on call tersebut. Untuk menunjang itu, pihak rumah sakit turut menyediakan beberapa mobil ambulance, serta mobil jenazah yang stand by di rumah sakit.
Namun perihal pasien yang meninggal di rumah sakit saat Nyepi, pihaknya tidak bisa mengantar jenazah pada hari itu juga ke kediaman yang bersangkutan.
“Saat ada warga yang meninggal di rumah sakit ketika Nyepi, itu kami tahan dulu. Setelah Nyepi atau besoknya baru bisa di bawa ke kediamannya,” bebernya.
Sementara untuk bagian Poliklinik, Sudiarta memastikan pelayanan ditutup mulai tanggal 18 hingga 20 Maret. Pelayanan di Poliklinik kata dia kembali dibuka pada tanggal 21 Maret atau setelah Ngembak Geni. BWN-06

































