Libur Nyepi dan Lebaran Diprediksi Dongkrak Hunian Hotel di Nusa Dua

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Industri perhotelan di kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali, optimistis tingkat hunian hotel akan meningkat menjelang momentum libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026. Kombinasi dua hari besar tersebut dinilai berpotensi mendongkrak kunjungan wisatawan setelah sebelumnya mengalami penurunan pada periode awal tahun.

General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengatakan saat ini tingkat hunian hotel memang masih berada pada fase low season yang biasanya berlangsung dari Januari hingga Maret.

“Untuk Februari lalu, tingkat hunian hotel di kawasan Nusa Dua tercatat sekitar 65 persen. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu memang ada penurunan sekitar 5 persen,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Meski demikian, pihak pengelola kawasan tetap optimistis kondisi tersebut akan segera membaik. Salah satu faktor yang diperkirakan dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan adalah momentum libur panjang yang berdekatan antara Nyepi dan Lebaran.

Baca Juga:  Puluhan Pemuda Gelar Acara di Kampung Jawa, Polisi Amankan Tujuh Orang

Dengan adanya momen tersebut, tingkat hunian hotel di kawasan Nusa Dua ditargetkan dapat meningkat hingga sekitar 75 persen.

Selain itu, program Work From Anywhere (WFA) yang akan berlangsung dalam waktu dekat juga diharapkan mampu memberi kontribusi positif bagi industri pariwisata, khususnya sektor perhotelan.

“Dalam dua minggu ke depan akan ada program WFA. Kami berharap program ini juga bisa membantu meningkatkan tingkat hunian hotel di kawasan Nusa Dua,” jelasnya.

Agus menambahkan, tren kunjungan wisatawan dari beberapa negara juga mulai menunjukkan peningkatan, terutama dari Australia dan China, yang selama ini menjadi pasar penting bagi pariwisata Bali.

Baca Juga:  Tabung Elpiji Meledak, Rumah Porak-poranda, Bule Prancis Alami Luka Bakar

Di sisi lain, sejumlah hotel dan tenant di kawasan The Nusa Dua juga mulai menyiapkan paket khusus menginap saat Hari Raya Nyepi bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda selama hari hening di Bali.

Meski demikian, Agus mengingatkan agar para tenant dan wisatawan tetap mematuhi aturan yang berlaku selama pelaksanaan Nyepi.

“Biasanya para tenant sudah memahami ketentuannya. Wisatawan juga sudah cukup paham bahwa saat Nyepi mereka tidak boleh keluar hotel, termasuk tidak ke pantai dan harus mengikuti aturan yang berlaku,” tegasnya.

Terkait pengamanan selama Nyepi, Agus menjelaskan tidak ada penjagaan khusus di dalam kawasan The Nusa Dua. Namun pecalang dari desa adat setempat tetap melakukan patroli secara berkala di wilayah sekitar untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Terima Kunjungan Studi Komparasi Bupati Magelang

Hal ini dimungkinkan karena kawasan The Nusa Dua juga mengikuti aturan penutupan aktivitas saat Hari Raya Nyepi.

Pihak pengelola berharap rangkaian perayaan hari besar keagamaan tahun ini dapat berjalan dengan aman dan nyaman, sekaligus membawa dampak positif bagi kebangkitan pariwisata Bali.

“Harapan kami tentu perayaan Nyepi dan Lebaran tahun ini berjalan lancar dan memberikan dampak baik terhadap kunjungan wisatawan ke Bali,” pungkasnya.BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR