Mangupura, baliwakenews.com
Sebanyak 1.631 calon penumpang tercatat terdampak penyesuaian jadwal lima penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali hingga Minggu, 1 Maret 2026 pukul 11.00 WITA. Meski demikian, operasional bandara secara keseluruhan dipastikan tetap berjalan normal.
Penyesuaian jadwal terjadi menyusul penutupan ruang udara di sejumlah negara, yang berdampak pada rute penerbangan menuju Timur Tengah. Lima penerbangan yang mengalami perubahan meliputi Etihad EY477 rute Denpasar–Abu Dhabi (postponed), Emirates EK369 rute Denpasar–Dubai (canceled), Qatar Airways QR963 rute Denpasar–Doha (canceled), Emirates EK399 rute Denpasar–Dubai (canceled), serta Qatar Airways QR961 rute Denpasar–Doha (canceled).
Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menegaskan bahwa aktivitas pelayanan penumpang dan operasional penerbangan lainnya tetap berlangsung lancar.
“Operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan secara umum tetap berjalan normal. Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait,” ujarnya.
Manajemen InJourney Airports bersama pihak bandara langsung berkoordinasi dengan maskapai untuk penanganan penumpang, termasuk pengaturan ulang jadwal serta pemberian kompensasi sesuai kebijakan masing-masing maskapai.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan AirNav Indonesia untuk memantau perkembangan ruang udara terdampak, serta dengan unsur keamanan guna memastikan situasi di bandara tetap kondusif.
Sebagai bentuk dukungan layanan, Bandara Ngurah Rai membuka help desk di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional serta menyediakan layanan contact center 172 untuk memberikan informasi terkini kepada penumpang.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang, khususnya dengan rute Timur Tengah, agar aktif berkomunikasi dengan maskapai masing-masing sebelum menuju bandara guna memastikan status penerbangan terbaru.
Di tengah dinamika global yang memengaruhi jadwal penerbangan internasional, manajemen memastikan pelayanan kepada penumpang tetap menjadi prioritas utama. BWN-04

































