Gianyar, baliwakenews.com
Terhitung sebanyak tiga pertandingan bek asing Bali United, Joao Ferrari menepi dari hingar bingar Super League 2025/2026. Dia bukan cedera, melainkan harus menjalani sanksi hukuman akibat mendapat kartu merah saat melawan Madura United dalam pekan keempat di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Setelah menjalani proses hukuman, Ferarri dipastikan kembali bisa dimainkan pada pekan kesembilan nanti saat Bali United dijamu Persijap Jepara pada 14 Oktober 2025.
Hal ini ditegaskan Media Officer Bali United, Alexander Mahaputra saat dikonfirmasi Kamis 2 Oktober 2025.
“Masa hukuman Joao Ferrari sudah habis sewaktu Bali United melawan Semen Padang lalu. Jadi di pekan kesembilan nanti, Joao sudah bisa main lagi,” beber Alexander Mahaputra.
Sejatinya, dalam pekan kedelapan pun mantan bek PSIS Semarang itu sudah bebas dari sanksi. Namun pekan delapan informasinya ditunda dan digeser ke bulan Desember 2025.
Alex menambahkan, Joao Ferrari sejatinya mendapat larangan bermain sebanyak 1 kali setelah menerima direct red card atau kartu merah langsung. Namun Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menambah hukuman Ferarri menjadi 3 match.
Walhasil, ia harus absen saat Bali United melawan Persija Jakarta, PSIM Yogyakarta, dan Semen Padang.
Posisi center back yang biasanya ia tempati kemudian diisi oleh Kadek Arel Priyatna, maupun Bagas Adi Nugroho. Sebelum mendapat suspend, Ferrari kerap diduetkan dengan Tim Receveur di tembok pertahanan. BWN-06

































