Tabanan, baliwakenews.com – Siang yang tenang di Banjar Cepaka, Kediri, Tabanan, mendadak riuh. Asap hitam mengepul dari kompleks Sungai Jungle Villa, Rabu (24/9). Ahmad Gozali, warga sekitar, menjadi saksi pertama kepanikan itu. “Saya dengar suara letupan, lalu terlihat asap,” ujarnya.
Dalam hitungan menit, api melahap bagian bangunan vila. Warga bersama karyawan berusaha memadamkan dengan alat seadanya sebelum tiga mobil damkar tiba. Setelah 15 menit berjibaku, si jago merah akhirnya bisa dikendalikan.
Meski tak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Polisi menduga korsleting listrik pada water heater sebagai pemicu. Vila yang terbakar diketahui milik warga Australia, Hayes Penelope Thompson.
Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukadana, memastikan penyelidikan terus berjalan. “Fokus kami sementara pada dugaan korsleting listrik. Tim akan periksa instalasi dan keterangan saksi,” katanya. BWN-01

































