Ricky Fajrin Serasa Bernostalgia dengan Gaya Melatih Johnny Jansen

Iklan Home Page

Gianyar, baliwakenews.com

Sejak ditangani pelatih Johnny Jansen, pemain Bali United kini kembali merasakan latihan saat pagi hari dimana latihan tersebut terakhir kali dilakukan delapan tahun lalu atau saat musim 2017.

Kapten tim Bali United, Ricky Fajrin merasakan perbedaan tersebut. Salah satu hal berbeda adalah waktu jam latihan yang berubah dari sore menjadi pagi hari di Bali United Training Center.

Baca Juga:  Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Mangutama Badung Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

“Saya sudah lama tidak ada program latihan pagi dan terakhir era Coach Widodo. Setelah latihan pagi itu ada meeting evaluasi dari hasil latihan pagi,” terang Ricky Fajrin melalui Media Officer Bali United, Selasa 8 Juli 2025.

Ricky pun turut memuji program tersebut. Bahkan dia berharap permainan tim Serdadu Tridatu bisa kembali seperti era musim Liga 1 2017 saat banyak dihuni oleh pemain Belanda.

Baca Juga:  Edukasi Pencegahan Covid-19, Poltrada Sentuh Masyarkat Transportasi

“Ini pelatih dari Eropa dan pemain yang datang juga ada dari Eropa. Mungkin dengan gaya permainan Eropa dan semoga bisa cara mainnya seperti tahun 2017. Tapi kembali lagi, kita perlu penyesuaian juga dengan filosofi tim pelatih saat ini,” jelas Ricky Fajrin.

Saat ini pemain asing baru yang datang di awal musim adalah Joao Ferrari, Mike Hauptmijer, dan Thijmen Goppel asal Belanda.

Baca Juga:  Kata Spaso, Melawan Argentina Adalah Hal Langka dan Bersejarah

Pemain asal Semarang ini pun berharap pemain asing lain yang tengah diproses juga memberikan dampak positif. Sehingga permainan tim Bali United bisa seperti saat musim 2017. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR