Kutuh, baliwakenews.com
Pantai Pandawa kembali dipercaya sebagai tempat berlangsungnya kegiatan nasioal bertajuk Grebeg Bali 2020. Kegiatan yang melibatkan para wisatawan domestik dari seluruh Nusantara ini diharapkan menjadi tonggak awal kebangkitan pariwisata Bali. Sebelummya sejumlah event pendorong bangkitnya pariwista Bali juga digelar di sana. Seperti ada We Love Bali dan Bali Bangkit. Dengan mengikuti protokol kesehatan yang sudah disertifikasi, para wisatawan terlihat nyaman dan menikmati keindahan alam pantai ini.
Dalam acara bertajuk Grebeg Bali 2020 “Special Dedicated For Indonesian Tourism” ini menghadirkan wisdom dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan disiplin prokes yang diterapkan, mereka sangat menikmati acara yang digelar sembari menikmati keindahan Pantai Pandawa. Ketua Panitia New Normal Pantai Pandawa, Wayan Duarta menegaskan Grebeg Bali memberikan pihaknya keyakinan akan kebangkitan pariwisata Bali. Bali masih merupakan destinasi utama bagi domistik. Untuk mendorong dan membangkitkan pariwisata, sambung dia pemerintah memegang kuncinya. Kepastian dan kemudahan akses dalam hal ini regulasi sangat diperlukan. Wisatawan masih cukup punya budget untuk berwisata asal tidak dibebankan biaya biaya lain seperti Rapid dan swab yang seharusnya bisa disubsidi. “Saya yakin kebangkitan bukan hal yang mustahil. Kami di pandawa selalu terbuka terhadap berbagai kegiatan kepariwisataan karena kami telah memiliki sertifikasi New Normal dan CHSE,” tegasnya.
Ditegaskannya pula diperlukan keberanian yang terukur untuk mengambil sikap. “Semua apapun keputusan yang diambil memiliki resiko yang sama, kalau tidak sekarang kapan lagi hari yang pasti untuk pembukaan penuh. Semoga segala kegiatan yang dilakukan di pantai pandawa bisa berjalan lancar,” harapnya.
Bendesa Adat Kutuh, Nyoman Mesir menyampaikan terimakasih atas kehadiran rombongan peserta Grebeg Bali tersebut. Mantan Anggota Dewan Badung ini menegaskan wisdom yang datang ke Pantai Pandawa tidak perlu cemas, karena DTW ini aman dan nyaman untuk dikunjungi. Dimana pihaknya sudah menyiapkan protokol kesehatan dengan lengkap sesuai standar yang diharuskan. Baik dari pengecekan suhu, hand sanitizer dan tempat cuci tangan yang tersebar dimana-mana serta klinik lengkap dengan tenaga medisnya. “Jadi bapak dan Ibu tidak usah khawatir karena jika tidak enak badan, kami sudah siapkan klinik khusus dengan tenaga medis yang siap memberi perawatan,” tegasnya.
Dengan penerapan prokes berstandar dan dukungan semua yang terlibat dalam Grebeg Bali tersebut dia berharap Pariwisata secepatnya bisa bangkit kembali. “Kami tanggal 25 ini juga ada parade budaya. Setiap hari ada pementesan budaya Bali, silahkan diinfokan ke saudara atau tetangganya yang ingin menyaksikan pagelaran ini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Perbekel Kutuh Wayan Badra. Atas nama pemerintah Desa Kutuh dia menyampaikan terimaksih atas kehadiran peserta grebeg bali 2020 dan berharap bisa mendorong bangkitnya sektor pariwisata. “Setelah pulang tolong disampaikan, kalau Pantai Pandawa dengan penerapan prokesnya sangat siap dan aman untuk dikunjungi,” tegasnya.
Selain Bendesa Adat Kutuh, Nyoman Mesir, Pj. Perbekel Kutuh, Wayan Badra, Ketua New Normal Pantai Pandawa, Wayan Duarta, kegiatan ini juga dihadiri Manager Bumda Desa Adat Kutuh, Ni Luh Hepi Wiradani, pihak HPI Divisi Domestik serta undangan lainnya. BWN-04
































