Mangupura, baliwakenews.com
Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa- Bagus Alit Sucipta (Adicipta) telah menyalurkan bantuan pengendali inflasi senilai Rp2 juta per kepala keluarga (KK) untuk 88.594 KK umat Hindu ber-KTP Badung jelang hari raya suci Galungan dan Kuningan, Rabu, (16/4)
Sebelumnya, bantuan yang sama diberikan kepada 7.741 KK umat muslim ber-KTP Badung jelang Idul Fitri pada Rabu, 26 Maret 2025.
Selanjutnya, Pemkab Badung dijadwalkan akan mencairkan bantuan sosial (bansos) hari raya senilai Rp2 juta per KK untuk 3.284 KK umat Kristen dan 268 KK umat Budha.
Di balik niat baik Pemkab Badung untuk meringankan beban masyarakat menyambut hari-hari besar keagamaan, terungkap fakta bahwa sebanyak 99.887 KK di Badung masuk kategori rentan miskin karena syarat boleh menerima bansos hari raya Rp2 juta per KK salah satunya memiliki penghasilan per bulan di bawah 5 juta rupiah atau rentan miskin.
Jika dikalkulasikan dengan total jumlah KK di Badung yang mencapai 141.287 KK di semester II tahun 2024 mengacu data Dinas Dukcapil Badung, maka persentase KK rentan miskin di Gumi Keris sebesar 70,69 persen atau 70,7 persen.
Merespons fakta lapangan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Badung, Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, S.H., menilai harus ada upaya masif dan konstruktif dari seluruh stakeholder Pemkab Badung untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat agar terlepas dari status rentan miskin atau berpenghasilan di bawah 5 juta rupiah per bulan.
Salah satu upaya tersebut usul Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra adalah dengan merangkul Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Badung.
“Posisi Hipmi Badung sebagai organisasi independen non-partisan yang menghimpun para pengusaha muda Indonesia untuk menampung aspirasi dan mengembangkan kewirausahaan di kalangan pemuda dinilai sangat strategis. Lebih-lebih Hipmi memiliki fokus pada pengembangan bisnis, membangun jejaring bisnis, serta mendorong kolaborasi antara pengusaha, pemerintah, dan sektor swasta,”ujar pria yang akrab disapa Turah Tut ini.
Politisi asal Kerobokan ini juga mendorong masyarakat Gumi Keris menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Dengan menjadi “tuan” di rumah sendiri diharapkan penghasilan masyarakat Badung yang saat ini tercatat sebanyak 99.887 KK di bawah Rp5 juta rupiah bisa terdongkrak. BWN-05





























