Mangupura, baliwakenews.com
Warga pemilik lahan yang terkena pelebaran jalan telah setuju melakukan proses lebih lanjut rencana pelebaran jl. BY pass Ngurah Rai. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Badung, I Gusti Ngurah Made Suardika ditemui seusai pertemuan, Rabu (6/11/2024).
Jika proses pembebasan lahan rampung terselesaikan tahun 2024, diharapkannya pengerjaan proyek dapat dilaksanakan pada tahun 2025. Dimana sesuai rencana pengerjaam proyek akan dilaksankana oleh pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN).
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dilakukan pembahasan terkait daftar nominatif rencana pelebaran jalan yang terdampak pada lahan warga. Pertemuan dihadiri oleh perwakilan dari BBPJN Jawa Timur-Bali, Dinas PUPR Badung, serta warga pemilih lahan yang terdampak.
“Ini merupakan kelanjutan dari sosialisasi yang sebelumnya sudah disetujui oleh warga, yang di lanjutkan dengan penetapan lokasi (penlok) dan Keputusan Bupati,” ungkapnya.
Berdasarkan penlok ini, lanjut dia bersama BBPJN telah melakukan pengukuran lahan seluas 2.200 meter persegi. Luasan ini mencakup 10 bidang tanah. “Tadi penyampaian data terkait kepada masyarakat yang terkena dampak. Kita juga meminta masukan terkait hal-hal yang mungkin belum terdata, seperti fasilitas pribadi (seperti septic tank) atau pohon yang belum terdaftar. Kita akan pendetailan lagi pada saat nanti turun,” bebernya sembari mengungkapkan warga sudah setuju untuk melanjutkan ke tahapan selanjutnya, yakni penunjukan tim apraisal.
Pihak apraisal inilah yang nantinya menentukan nilai penggantian wajar terhadap lahan warga. Diharapkannya warga juga dapat ikut mendampingi untuk memastikan data yang lebih akurat. “Kami berharap dalam waktu seminggu ke depan tim apraisal dapat segera ditunjuk, sehingga bisa segera ditetapkan,” ucapnya.
Poyek ini ditegasknannya sangat mendesak karena bertujuan untuk mengatasi kemacetan yang ada do kawasan tersebut. “Karennya diupayakan agar semua proses pembebasan lahan dapat selesai sampai Desember 2024. Selanjutnya di tahun 2025 pihak BBPJN dapat segera memulai pengerjaan pelebaran,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa secara terpisah. Dia membenarkan pada intinya seluruh pemilik lahan telah sepakat melanjutkan proses pengadaan lahan pelebaran Jalan Bypasa Ngurah Rai Jimbaran ini. “Jadi semuanya telah sepakat untuk melanjutkan proyek ini. Tinggal kita menunggu proses selanjutnya,” ucapnya. BWN-04
































