LPM Ungasan Rayakan Hari Sumpah Pemuda 2024, Gelar Berbagi Lomba Seni dan Budaya

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Ungasan menggelar berbagai lomba memeriahkan Hari Sumpah Pemuda 2024. Acara yang berlansung meriah ini dibuka Sekcam Kutsel, I Wayan Sujaka Arianta.

Lomba yang digelar selama 2 hari (26-27 Oktober) berturut-turut melibatkan berbagai komponen masyarakat dari Paud, SD, SMP dan SMK serta masyarakat umum. Ketua LPM Ungasan, I Made Nuada Arsana mengatakan, berbagai lomba tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan meningkatkan semangat generasi muda dalam menggali potensi, inovasi dan kreativitas serta pembinaan serta pelestarikan seni dan Budaya Bali.

Dimana rangkaian kegiatan yang digelar yakni perlombaan antar siswa tingkat sekolah PAUD/ TK, SD, SMP, SMA/SMK serta Lomba Seni Musik Tradisional Bali (Tabuh) Baleganjur dan Tari Bali.

Acara ini diselenggarakan selama 2 (dua) hari yaitu tanggal 26 & 27 Oktober 2024 bertempat di Lapangan Desa Ungasan dengan Tema “Wujudkan Pemuda Tangguh, Kreatif, Inovatif, Bersatu Melestarikan Alam dan Kebudayaan Indonesia”.

Dijelaskan lebih jauh, seiring dengan kemajuan teknologi dan zaman, Hari Sumpah Pemuda sudah mulai terlupakan oleh sebagian rakyat Indonesia. Mungkin itu dikarenakan oleh kesibukan masing – masing, dan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini pihaknya ingin mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya generasi muda untuk mengingat jasa para pahlawan dan meningkatkan persatuan dan kesatuan.

Baca Juga:  Kembali, Seorang Pendaki Terjatuh di Rinjani, Dievakuasi Gunakan Helikopter

“Selain itu melalui peringatan sumpah pemuda tahun 2024 ini kami ingin mengajak dan membangun semangat dan karakter generasi muda dalam menggali potensi, inovasi dan kreativitas serta senantiasa menjaga dan melestarikan seni budaya Bali yang merupakan warisan para leluhur serta menjadi icon magnet kemajuan pariwisata Bali,,” tegasnya.

Adapun pihak yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Pemerintah Desa Ungasan, Desa Adat Ungasan, Instansi Pendidikan / pihak sekolah se kecamatan kuta selatan dan seluruh komponen masyarakat Desa Ungasan, serta pihak sponsor yang diharapkan ikut berkontibusi dalam pelestarian seni Budaya Bali.

Adapun lomba yang digelar meliputi, Lomba Busana Ke Pura Berpasangan Putra-Putri, Lomba Paduan Suara “Lagu Wajib & Lagu Daerah Bali”, Lomba Cipta & Baca Puisi “Tema Perjuangan”.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Komitmen Lanjutkan Program Untuk Kebahagiaan Masyarakat Badung

Selanjutnya, Lomba Pidato, Lomba Mesatua Bali, Lomba Modern Dance, Lomba Bercerita, Lomba Tari Kontemporer. Untuk lomba ini diikuti para siswa dari tingkat SD hingga SMA/SMK se- Kuta Selatan.

Selain itu juga digelar Lomba Fashion show /Busana “Tema Perjuangan”, Lomba Menyanyi / Karaoke, Lomba Mewarnai serta Menggambar – Tema Melestarikan Alam yang diikuti PAUD/TK Se-Kuta Selatan.

Sedangkan untuk Lomba antar banjar yang digelar Minggu (27/10/2024) meliputi, Lomba Tari Rejang Dewa, Lomba Tari Puspanjali, Lomba Tari Baris Anak – Anak, Lomba Tari Baris Remaja Lomba Baleganjur Duduk (Melasti).

Sementara itu, Sekcam Sujaka Arianta sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan LPM bersama Desa Ungasan tersebut. Karena selain terus menanamkan semangat sumpah pemuda di kalangan masyarakat dan generasi muda pada khususnya, ajang ini juga untuk menjalin persatuan masyarakat melalui lomba-lomba yang dilaksanakan. “Kami mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan LPM Ungasan ini karena selain bermanfaat untuk generasi muda juga sebagai wujud pelestarian adat dan budaya serta sekaligus ajang promosi pariwisata,” ujar Sekcam asal Desa Pecatu tersebut.

Baca Juga:  Pria Asal Abianbase Ditemukan Tewas Mengapung di Bendungan

Kepala Desa Ungasan, Made Kari mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan sebagai wujud pihaknya dalam meneruskan semangat para pemuda kita dituangkan dalam Sumpah Pemuda. Yakni dalam bentuk kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. Seperti dalam bidang seni, budaya dan pendidikan dalam bentuk lomba tari, mengnggambar atau mewarnai, mesatua Bali dan lainnya.

“Untuk menilai semangat dari pembinaan yang telah dilakukan maka dilaksanakan lomba-lomba,” imbuhnya. Dia berharap pembinaan yang dilakukan bisa diimplementasikan dan diwujudnyatakan serta ada infut dan output dari pembinaan yang dilakukan. Dimana hasil dari pembinaan ini dapat bermanfaat untuk diri sendiri dan kelompoknya serta masyarakat desa.

“Hal ini kami harapkan bisa memotivasi pemuda untuk terus berkarya dan berinovasi serta kreatif sehingga menjadi generasi muda yang tangguh. Ajang ini juga sebagai promosi pariwisata yang diharapkan nantinya meningkatkan pendapatan masyarakat,” pungkasnya. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR