Sama dengan Timnas Indonesia, China Juga Punya Pemain Naturalisasi

Iklan Home Page

Kereneng, baliwakenews.com

Di skuad Timnas Indonesia saat ini, ada belasan pemain naturalisasi. Mereka dipersiapkan untuk menatap Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia maupun Piala Asia 2027. Pada Selasa, 15 Oktober 2024, Skuad Garuda menghadapi China yang kondisi mentalnya sedang rapuh.

Tapi terlepas dari itu, China memiliki cukup tangguh. Bahkan diantaranya adalah pemain naturalisasi. Tercatat China pernah menaturalisasi 6 pemain, namun yang masuk dalam jajaran skuad timnas saat ini hanya 3 nama.

Baca Juga:  Tim KemenPAN-RB Nilai Indeks Reformasi Birokrasi dan SAKIP Pemprov Bali

Pertama ada nama Jiang Guangtai, 30. Pemain ini berasal dari Inggris dengan nama asli Tyias Charles Browning sebagai center back.

Lalu ada A Lan dengan nama asli Alan Douglas Borges de Carvalho. Ia berasal dari Brasil sebelum menjadi warga negara China. A Lan termasuk senior dimana umurnya sudah menginjak 35 tahun dan berposisi sebagai striker.

Baca Juga:  AFC Cup Tinggal 2 Bulan, Teco Pantau Lawan dari Sekarang  

Yang ketiga adalah Fei Nanduo. Pesepakbola ini memiliki nama asli Fernando Henrique da Conceicao. Fei Nanduo juga termasuk senior dan berposisi sebagai penyerang.

Selain 3 nama tersebut, pemain yang pernah dinaturalisasi menjadi Warga Negara China yakni Li Ke (Nicholas Harry Yennaris) dari Inggris. Kemudian Ai Kesen (Elkeson de Olivera Cardoso) dari Brasil. Dan terakhir ada Luo Guofu (Aloisio Goncalves) dari Brasil.

Baca Juga:  Sudakara ArtSpace, Seimbangkan Seni dan Alam Pada Pameran Lukisan Made Wianta

Itulah beberapa pemain yang pernah dinaturalisasi oleh China dan diantaranya tergabung di skuad Negeri Tirai Bambu kali ini. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR