Kuta, baliwakenews.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung berencana memindahkan keberadaan SD No 4 Kuta dari lokasi saat ini menuju sebuah lahan yang juga milik Pemkab Badung. Lahan baru ini berlokasi di sebelah timur SMP Sunari Loka Kuta. Salah seoarng tokoh masyarakat Kuta, I Gusti yang getol mengawal pemindahan sekolah ini IGN Anom Gumanti dikonfirmasi Senin (15/4/2024, membenarkan rencana tersebut.
Menurut Anggota Dewan Badung ini pemindahan atau pergeseran ini diawali dari rencana pembangunan fasilitas tambahan di SD tersebut. Setelah dilakukan Koordiansi dan komunikasi dengan Pemkab Badung, pembangunan yang direncanakan ini berkembang menjadi penggeseran atau pemindahan sekolah tersebut dari lokasi eksisting.
Kenapa harus dipindahkan? Pria yang sudah 4 kali lolos ke Kursi Dewan Badung ini menungkapkan pemindahan sekolah ini dipandang sangat penting berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fasilitas belajar mengajar yang tadinya akan dibangun di sana. Salah satunya yakni lpembangunan aula sekolah untuk kegiatan siswa.
“Di lokasi saat ini tidak memungkinkan untuk dilalukan penambahan fasilitas yang dibutuhkan. jika dipaksakan pada lokasi saat ini, maka kondisi akan jadi semakin sesak,” tegas Ketua Fraksi PDIP di DPRD Badung tersebut.
“SD 4 Kuta ini akan dibangun ulang di atas eks lahan SD 2 dan 10 yang berada di sebelah timur SMP Sunari Loka. Di sana ada lahan sekitar 39 are, tidak seperti di lokasi sekarang yang hanya hampir 20 are,” jelasnya sembari menambahkan dirinya yang sedari awal mengkawal perwujudan SD 4 Kuta ini sangat mendukung rencana ini untuk mewujudkan tempat belajar mengajar yang lebih representatif.
“Rencana ini juta sudah dibahas bersama-sama dengan berbagai pihak terkait belum lama ini. Termasuk dengan Sekda Badung, Kabid Aset, Kabid Pendidikan Sekolah Dasar, Camat yang diwakili Sekcam, Lurah, kepala lingkungan setempat, kepala sekolah dan para guru, serta komite sekolah SD 4 Kuta,” ungkapnya.
Bagaimana dengan lahan SD 4 Kuta setelah nantinya dipindah? Dari rencana yang telah dibahas kata dia, setelah SD No 4 Kuta dipindah, maka lahan bekas sekolah ini nantinya akan dimanfaatkan untuk parkir kendaraan umum.
Langkah ini sekaligus akan menjadi solusi dari permasalahan parkir sembarangan yang kerap muncul di kawasan Jalan Dewi Sartika. “Penjelasan Pak Sekda sih, selain parkir, di sana akan ditempatkan semacam kios-kios UMKM. Tapi menurut saya sebaiknya tidak terlalu banyak bangunan, sehingga bisa optimal untuk kantong parkir,” tegasnya.
Dengan alasan katena tidak jauh dari lokasi lahan ini, ada Pasar Seni Kuta. Karennya Pria yang akrab disapa Gung Anom Ini berharap nantinya kawasan ini justru bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sosial. Seperti lokasi pelaksanaan ngaben masal dan lainnya.
Sepengetahuannya dinas terkait sudah melakukan persiapan dalam merealisasikan rencana ini. Karena bangunan baru ini akan dibangun dengan menggunakan anggaran dari APBD Perubahan 2024.
“Pendidikan tetap harus menjadi Prioritas meskipun di daerah pariwosata,” ujar Pria pria yang digadang-gadang maju untuk bertarung merebut Badung I dalam Pilkada Badung 2024.


































