Denpasar, baliwakenews.com
Kasus kebakaran terjadi dua kali dalam sehari di wilayah Badung. Peristiwa pertama terjadi di Jalan Majapahit Gang Soka, Banjar Pelasa, Kuta, Basung, Senin (21/8) sekitar pukul 16.00. Kebakaran tersebut menghanguskan dua unit toko.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi mengatakan, kedua toko yang terbakar merupakan usaha laundry dan service elektronik. “Kerugian yang ditimbulkan ditaksir ratusan juta rupiah,” katanya, Selasa (22/8).
Kedua tempat usaha yang terbakar, masing-masing milik Hadi Prayitno yang membuka toko service elektronik, dan laundry milik Fridolus Anin. “Seluruh barang elektronik di dalam toko terbakar. Begitu juga di laundry, semua pakaian pelanggan, mesin cuci, setrika uap dan lainnya juga habis dilalap api,” ujarnya.
Menurut Sukadi, awalnya karyawan laundry sedang menyetrika. Saksi lantas mencium aroma gosong dan angit. Dia lantas keluar dari laundry untuk memastikan. “Saksi melihat asap keluar dari toko elektronik. Saksi lantas berteriak meminta tolong,” ucap Sukadi.
Api dengan cepat membesar melalap kedua tempat usaha itu. Api bisa dipadamkan beberapa jam setelah sejumlah mobil unit pemadam kebakaran tiba di lokasi. “Api diduga berasal dari adanya konsleting arus pendek di toko elektronik sehingga menimbulkan percikan api dan terjadi kebakaran. Sedangkan saat kebakaran toko elektronik dalam keadaan tutup,” beber Sukadi.
Kemudian peristiwa kebakaran juga terjadi beberapa jam kemudian di seputaran Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Dan yang terbakar rumah tak berpenghuni milik salah satu dosen Universitas Udayana (Unud) di Jalan Nuansa Udayana Utara VI Nomor 28 Taman Griya, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 itu menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah.
Sukadi mengatakan, rumah tersebut milik Made Oka Kartika. “Penyebab kebakaran masih diselidiki. Sebab rumah itu tidak dihuni. Tidak ada saksi mata yang mengetahui sumber apinya,” katanya.
Menurut Sukadi, kobaran api di rumah tersebut awalnya dilihat oleh Riyanto yang tinggal di sebelah lokasi kejadian. “Awalnya saksi mendengar suara letupan dari depan rumah dibarengi dengan arus listrik di rumahnya yang tiba-tiba meredup,” ujarnya.
Saksi kemudian keluar dari dalam rumah dan melihat ke arah atap balkon rumah kosong milik Made Oka Kartika ada api yang berkobar. Api juga melalap balkon rumah itu. Saksi lantas berteriak minta tolong kepada warga sekitar dan berupaya menyelamatkan barang berharga miliknya.
“Tiga unit mobil pemadam dari tim pemadam kebakaran Badung, BPG, dan ITDC tiba di lokasi sekitar pukul 19.15. Api berhasil dijinakkan pukul 20.30,” ungkap Sukadi.
Api berhasil dipadamkan petugas sebelum merembet ke bangunan sekitarnya. Tidak ada korban luka atau jiwa dalam musibah itu. BWN-01


































