KONI Denpasar Bentuk Program Atlet Unggulan, Simak Apa Saja Kriterianya

Iklan Home Page

Kereneng, baliwakenews.com

Walikota Cup 2023 sejatinya dibuka secara resmi pada tanggal 26 Mei 2023 mendatang di GOR Lila Bhuana, Denpasar. Namun sejak awal bulan Mei 2023 lalu, Walikota Cup ini sudah bisa digelar hingga tanggal 30 Juni 2023 mendatang. Menariknya, pasca Walikota Cup 2023 nanti, KONI Denpasar akan membentuk program atlet unggulan Kota Denpasar yang dipersiapkan untuk menyongsong Porprov Bali 2025.

Hal itu diungkapkan Sekum KONI Kota Denpasar, I Made Darmiyasa saat diwawancara Selasa 16 Mei 2023. “Jadi ini berdasarkan hasil rapat kerja bersama anggota cabor belum lama ini. Kami akan support atlet-atlet proyeksi untuk menjadi unggulan Kota Denpasar,” ujar Darmiyasa.

Baca Juga:  Ini Dia Jumlah Nomor dan Cabor yang Dipertandingkan di Porprov Bali 2022

Dijelaskannya, kriteria atlet yang bisa masuk dalam program itu yakni pertama yang bersangkutan mendapat medali emas saat Porprov Bali 2022 lalu. Kemudian masih bisa tampil lagi di Porprov Bali 2025 mendatang dengan potensi medali terutama emas dengan batasan usia yang sesuai. “Nanti akan diberi dana latihan selama 90 kali atau lebih sebagai apresiasi untuk mereka,” sebut Darmiyasa.

Hanya saja, atlet yang masuk kriteria itu dihitung satu saja per prestasi yang dicapai meskipun yang bersangkutan meraih medali di kategori yang berbeda. “Contohnya atlet atletik. Dia dapat emas di nomor lari 100 meter, atau perak di lari 400 meter. Jadi hanya dihitung satu saja,” tegasnya.

Baca Juga:  Oka Darmawan 'Naik Jabatan', Terpilih Jadi Ketum KONI Bali

Kemudian contoh lain seperti halnya atlet bulutangkis meraih medali emas di kategori perorangan, namun mendapat medali perak di beregu. “Jadi yang dihitung medali emasnya saja,” imbuh pria yang juga pernah menjabat sebagai Sekum Pengprov PBSI Bali ini.

Langkah ini dilakukan sejak sekarang agar mencetak patriot olahraga Kota Denpasar yang benar-benar matang saat Porprov Bali 2025 mendatang. Termasuk juga kemungkinan pergantian atlet jika sewaktu-waktu atau di tengah perjalanan mengalami cedera. Sehingga cabor bersangkutan bisa menggantinya dengan pengganti yang benar-benar berpotensi medali. “Ada spare waktu dua tahun dari sekarang, dan kami harus sejak dini menyiapkan misi ini demi juara umum di Porprov Bali 2025,” tegasnya.

Baca Juga:  Ini Komentar Teco Jelang Laga Lawan Persib

Selain menyiapkan program atlet unggulan itu, pihak KONI Denpasar juga akan intens menggelar bimtek pelatih selama belum bergulirnya Porprov Bali. Fokusnya adalah pengembangan sport science yang bermuara ke prestasi, termasuk penerapan teknologi dalam pelatihan. “Nanti bimtek ini dengan sendirinya akan berkorelasi dengan proses latihan di program atlet unggulan tersebut,” tandasnya. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR