Denpasar, Baliwakenews.com
Sudah dua kali Bali United menelan kekalahan beruntun. Dan kali ini mereka berhasrat bisa menutup musim dengan kemenangan meskipun tak berdampak apapun. Setidaknya itu misi Teco Cugurra saat melawan PSIS Semarang nanti pada pekan ke-33 BRI Liga 1, Rabu (12/4) besok di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Namun satu yang pasti, dengan kemenangan paling tidak posisi lima besar sudah bisa dikunci yang menjadi target minimal yang dibebankan oleh manajemen kepada Teco Cugurra. “Kami mau tutup liga dengan kemenangan. Mudah-mudahan wasit bisa pimpin bagus pertandingan terakhir nanti. Pimpin yang adil saja dan tim-tim yang main lebih bagus pasti bisa menang,” ungkap Teco Cugurra, Senin (10/4).
Wajar saja Teco berharap pengadil lapangan bisa memimpin pertandingan dengan bagus dan adil akrena di pertandingan sebelumnya saat melawan PSS Sleman, Bali United merasa dirugikan. Salah satu contohnya ketika gol Spasojevic yang dianulir oleh hakim garis karena off side. Padahal dalam tayangan ulang sangat jelas posisi Spaso berada dalam on side.
Namun persiapan jelang menghadapi PSIS itu, skuad Bali United sedikit mendapat sedikit ‘gangguan’ karena kritik oleh para fans mengingat penampilan Ilija Spasojevic dkk di putaran kedua ini cukup amburadul. “Kami harus terima kritik dari suporter. Tapi suporter harus tahu setelah tim ini main lawan Persikabo di putaran kedua, kita waktu itu sudah tahu peluang untuk bisa juara sangat sulit. Dari pertandingan setelah Persikabo, kita lebih pilih kasih kesempatan buat pemain jarang main buat kita bisa evaluasi mereka. Ada juga berapa pemain baru sembuh dari cedera kita juga pasang mereka buat hilang rasa takut. Saya pikir ini semua pemain harus main buat liga musim depan dan mereka akan lebih siap,” beber Teco lantang.
Pelatih asal Brazil ini mencontohkan pemain-pemain itu seperti pemain muda ada Tito Wiratama, Kadek Arel, dan Rahmat Arjuna. “Saya pikir mereka sudah main sebagai inti di tim pasti musim depan mereka lebih siap dan pasti main lebih bagus,” terang Teco.
Ia juga menyampaikan kepada para pemain untuk memperbaiki performa di laga terakhir lawan PSIS Semarang. Konsentrasi dan organisasi tim menjadi fokus Teco agar kesalahan di dua pertandingan terakhir tak terulang kembali. “Yang jelas kami tidak mau kebobolan di pertandingan terakhir nanti. Persiapan bagus dan kami punya waktu buat recovery pemain. Punya waktu buat latihan taktikal juga,” tandas Teco. BWN-06
































