Denpasar, Baliwakenews.com
Bali United dalam mengarungi BRI Liga 1 2022/2023 tidak hanya diperkuat oleh pemain berpengalaman saja. Sang juara bertahan ini juga mempercayakan tempat dalam skuad kepada amunisi muda.
Musim ini terdapat sebanyak tujuh pemain berusia di bawah 25 tahun yang memperkuat pasukan Serdadu Tridatu. Mereka adalah Komang Aryantara (17), I Made Tito Wiratama (19), Gede Agus Mahendra (20), Komang Tri Arta Wiguna (21), Kadek Dimas (21), Rakasurya Handika (22), dan Kadek Agung Widnyana (24).
Mengingat jadwal kompetisi yang masih begitu panjang dan ditambah lagi adanya penundaan ini, maka para pemain tidak perlu khawatir. Sebab, akan ada banyak kesempatan bermain yang menanti ke depannya.
Apalagi, meskipun masih berusia muda, tetapi mereka memiliki kualitas individu yang tidak kalah jika dibandingkan dengan para seniornya. Hanya saja, yang membedakannya adalah faktor pengalaman saja. Itulah yang diungkapkan oleh pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra. Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan.
Pasalnya, sebelum para pemain muda tersebut diorbitkan ke Bali United senior dari Bali United Youth, terdapat proses panjang di baliknya. Sehingga, atas rekomendasi pelatih tim junior yang berkaca dari berbagai indikator, maka Coach Teco yakin untuk memboyong mereka ke kancah kompetisi profesional.
Tidak berhenti di sana, Coach Teco pun mendapat pekerjaan berat untuk menyulap dan menempa para pemain muda ini agar siap menghadapi kerasnya kompetisi di liga profesional. Pelatih asal Brasil ini pun memberikan contoh perjalanan Komang Tri dan Mahe yang berjuang keras untuk beradaptasi dengan Bali United hingga mampu mendapat kesempatan bermain.
Pun sama halnya dengan Kadek Dimas yang bahkan berani merantau membela PSIM Yogyakarta pada tahun 2021 lalu sebagai pemain pinjaman demi mencari pengalaman baru.
“Setiap tahun selama saya bekerja di Bali United pasti mendapat rekomendasi dari pelatih U-20. Ketika mendapat rekomendasi pemain promosi dari U-20 ke tim profesional, kami melihat kualitas mereka di dalam latihan. Kami pun memperbaiki mereka agar bisa beradaptasi dengan tim. Saya pikir semua pemain muda, seperti Komang Tri dan Mahe sudah beradaptasi dengan tim dan memahami taktikal serta mempunyai kondisi fisik yang bagus. Dimas musim lalu kami pinjamkan ke PSIM agar dia mempunyai pengalaman di klub lain, meskipun dari Liga 2. Saya pikir itu bagus untuknya agar melihat dan berlatih dengan tim lain sehingga ketika dia kembali lebih siap,” jelas Coach Teco.
Proses panjang yang harus dijalani oleh amunisi muda Bali United tersebut tentunya tidak akan sia-sia. Sebab, dari sanalah mental serta kedewasaan mereka akan semakin terasah untuk menjadi pemain profesional ke depannya. BWN-06






























