Juru Parkir Bobol Alfamart, Ditembak Polisi Karena Melawan

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Kawanan garong yang menyasar Alfamart di Jalan Sligita No. 55, Benoa, Kuta Selatan, Badung ditangkap Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali. Dua dari tiga tersangka, Roy Pambudi (44) dan Slamet Haiyadi (48) ditangkap di tempat persembunyiannya di Malang, Jawa Timur, Jumat (29/7) malam.

Seorang lagi bernama Supangat alias ST (50) masih diburu aparat Resmob Ditreskrimum Polda Bali. “Komplotan ini membobol Alfamart pada Senin 4 Juli 2022 dini hari. Modus pencurian yang mereka lakukan dengan melubangi tembok bagian belakang toko,” kata Wadir Reskrimum Polda Bali AKBP Suratno, Kamis (4/8).

Dikatakannya, peristiwa pencurian itu awalnya diketahui oleh salah seorang karyawan Alfamart bernama Hasim. Saksi yang membuka toko melihat kasir berantakan. Bersama temannya saksi mengecek brankas dan ternyata sudah terbuka. Selain itu saksi juga melihat lubang di tembok belakang. Peristiwa itu lantas disampaikan ke kepala toko. “Kepala toko lantas datang kemudian melapor ke ke polisi,” ucap Suratno.

Baca Juga:  Hadiri Karya Padudusan Alit Bendesa Manik Mas Bualu, Wayan Suyasa Mapunia Rp10 Juta

Setelah pihak tokok melakukan pengecekan, uang yang hilang di brankas Rp 18.557.621.000. Tak hanya itu ratusan bungkus rokok senilai Rp 15.729.896. juga digasak para tersangka. “Ditaksir kerugian yang dialami pihak toko mencapai Rp 44.150.917,” imbuh Suratno.

Setelah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi termasuk rekaman CCTV, identitas para tersangka akhirnya dikantongi oleh petugas. Pada 4 juli 2022, diketahui para tersangka berada di wilayah Banyuwangi. Tim Resmob kemudian berangkat ke Banyuwangi mencari tempat persembunyian para tersangka, hanya saja mereka telah melarikan diri ke wilayah Solo, Jawa Tengah. Namun saat dicari ke lokasi itu, mereka diketahui telah pindah lokasi ke wilayah Malang, Jawa Timur.

Baca Juga:  BNN Waspadai Peredaran Narkoba Melalui Politik di Bali

Kedua tersangka lantas berhasil digerebek di salah satu rumah di wilayah Malang, pada Jumat 29 Juli 2022. Dan dua tersangka Roy Pambudi dan Slamet Haiyadi, kemudian ditangkap. Hanya saja satu lagi melarikan diri. Saat dibekuk, tersangka Roy asal Lombok Timur yang bekerja sebagai tukang parkir itu melawan dan akhirnya salah satu kakinya ditembak. “Tersangka Roy dan Selamet asal Genteng, Jawa Timur lantas dibawa ke Mapolda Bali,” kata Suratno.

Baca Juga:  DG Lina Soeratman Kunjungi Rotary Club Bali Jimbaran, Apresiasi Perkembangan RC Bali Jimbaran

Dari para tersangka, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Vario yang dibeli dari hasil uang kejahatan, dua linggis yang digunakan untuk membobol tembok, gunting besi yang dipakai untuk memotong besi beton, bor manual, gergaji besi untuk memotong gembok brankas. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR