Denpasar, baliwakenews.com
M. Rahmat tentunya tak akan lupa dengan PSM Makassar. Tim ini adalah yang membesarkan namanya sampai akhirnya ia dipinang oleh Bali United. Total 11 tahun penyerang sayap ini pernah membela PSM Makasar dan kini ia datang sebagai lawan pada pekan kedua Liga 1 2022/2023, Jumat (29/7) sore di Stadion BJ Habibie, di Kota Pare-Pare.
“Pastinya saya selalu siap untuk membantu Bali United kapan pun tim pelatih memberikan tugas. Hasil kemenangan pekan pertama membuat tim lebih percaya diri dan semangat menyambut pekan kedua ini,” jelas Rahmat.
Pemain asal Takalar, Sulawesi Selatan ini juga mengakui bila stadion BJ Habibie yang akan menjadi venue pertandingan belum pernah dirasakan oleh pemain nomor punggung 91 ini. Oleh karena itu, Rahmat sangat menyambut antusias stadion yang baru mengalami tahapan renovasi sebagai venue baru dari kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.
“Saya belum pernah bermain di sana (stadion BJ Habibie). Tentu ada motivasi baru jika bermain di sana. Saya hanya ingin menyampaikan juga atas Stadion BJ Habibie Pare-Pare yang bisa digunakan sebagai venue pertandingan Liga 1 dan PSM bisa bermain di Sulawesi Selatan,” tegas Rahmat.
Sementara pelatih kepala Bali United, Stefano ‘Teco’ Cugurra mengaku kemenangan di pekan pertama lalu menjadi modal tambahan untuk melawan PSM. “Kami dalam kepercayaan diri yang tinggi. Mudah-mudahan dengan kerja keras, kemenangan kembali bisa diraih,” tegas Teco.
Jika sukses merebut poin penuh, otomatis Serdadu Tridatu akan berada di papan atas. Saat ini asuhan Teco masih tertahan di peringkat tujuh sementara dengan poin 3. Sementara di kubu PSM, pelatih Bernardo Tavares tetap memandang Bali United sebagai lawan yang berat.
“Kami mendapat tantangan dengan melawan juara liga. Tentu ada persiapan khusus yang wajib kami lakukan. Mereka memiliki individual pemain yang bagus, jadi laga nanti tidak akan mudah bagi kami,” ucap Tavares. BWN-06


































