Mangupura, baliwakenews.com
Baru berjalan selama tiga hari, Pengkab PBVSI Badung sudah mulai memetakan pemain debutan yang nantinya dijadikan data base lewat turnamen Bola Voli PBVSI Badung 2022 yang kini tengah berlangsung di GOR Purna Krida, Kerobokan. Pemetaan data base itu bertujuan merancang sejak dini untuk persiapan Porprov Bali 2024.
“Yang termasuk pemain debutan ini mereka yang masih muda-muda, ada yang masih SMA, bahkan SMP. Setelah saya pantau, banyak tim yang menurunkan mayoritas pemain muda, meski aturannya dibebaskan. Saya yakin ke depan pasti bermunculan potensi maupun debutan yang miliki kualitas,” ujar Ketua Umum Pengkab PBVSI Badung, AA Bagus Kusimantara, Kamis (21/4).
Menurut pria yang berprofesi sebagai jaksa ini, pihaknya baru bisa melihat persebaran dan potensi pemain sekarang, setelah dua tahun lebih turnamen vakum karena pandemi. Selain itu, pihaknya mengapresiasi untuk desa-desa yang ada di Badung sudah mampu membentuk tim lokal dengan memberikan kesempatan pemain muda bertanding. “Jadi mereka memberikan kesempatan kepada yang muda-muda untuk tampil, sangat kami apresiasi,” tegasnya.
Lantas, setelah turnamen ini, apa agenda selanjutnya? Kusimantara menambahkan pasca turnamen, pihaknya kini tengah merancang kejuaraan yang lebih spesifik, terutama kelompok umur. Karena hasil dari kejuaraan tersebut disiapkan ke event-event nasional, seperti Pra-PON maupun PON.
Diluar masalah teknis, Pengkab PBVSI Badung juga melihat antusias masyarakat akan pelaksanaan turnamen ini. Hingga hari ketiga, masyarakat Badung datang secara antusias menyaksikan maupun mendukung tim nya saat bertanding.
“Contohnya di hari pertama, kami tidak menyangka masyarakat begitu antusias datang. Biasanya saat pembukaan, hanya sebagian saja yang menonton. Bisa dibilang ini menjadi hiburan masyarakat dan melihat seperti apa voli sekarang setelah vakum dua tahun,” pungkasnya.
Sekadar catatan, turnamen Bola Voli PBVSI Badung ini berlangsung selama sebulan lebih dengan diikuti oleh 36 klub yang telah terdaftar di PBVSI Badung. Untuk aturannya, umur pemain dibebaskan dengan syarat boleh memakai pemain luar kabupaten Badung namun maksimal hanya dua orang. BWN-06































