Yogyakarta, baliwakenews.com
Menggali, menghargai dan memuliakan Candi Prambanan sebagai cagar budaya nasional sekaligus warisan budaya dunia, Ditjen Bimas Hindu bekerja sama dengan Tim Kerja Pencanangan Candi Prambanan menggelar lomba video pendek pemuliaan Candi Prambanan. Mengingat Candi Prambanan sebagai salah satu dari 7 (tujuh) warisan budaya dunia di Indonesia yang masuk di dalam World Cultural Heritage List UNESCO.
Panitia lomba, I Wayan Ordiyasa, S.Kom., M.T., Minggu 17 Oktober 2021 mengatakan, lomba ini diselenggarakan untuk menggali, menghargai dan mempromosikan keunggulan capaian di dalam ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), dalam sejarah kebudayaan, dan nilai-nilai kemanusiaan universalnya yang luar biasa. Lomba mengedepankan muatan nilai-nilai luhur kebudayaan, yang memiliki keunikan dan sifat pembeda, dan mensosialisasikan pesan-pesan peradaban yang mengedepankan kebersamaan, keharmonisan, bersifat menghargai perbedaan dan toleransi.
Ia menambahkan, Candi Prambanan juga memiliki Outstanding Universal Values (OUV), yakni gugusan percandian Prambanan memperlihatkan seni budaya Siwa (Hindu) yang merupakan mahakarya dari masa klasik di Indonesia. “Gugusan percandian Prambanan merupakan kompleks bangunan religius terkenal yang mencerminkan karakteristik Siwa dari Abad 10 Masehi,” ucapnya.
Dengan demikian, generasi muda bangsa dapat memanfaatkan Candi Prambanan sebagai bentang pembelajaran kebudayaan, sekaligus berperan aktif dalam usaha memuliakan khazanah warisan budaya dunia. Antara lain melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, eksplorasi seni multi-media serta mempresentasikan karya itu dalam media sosial.
“Lomba konten video bertajuk ‘Memuliakan Candi Prambanan’ ini diharapkan dapat menjadi ajang pengembangan kreasi dan karya video pendek yang bertema sosial dan budaya, sekaligus mempromosikan apresiasi atas keluhuran capaian dan nilai-nilai kebudayaan bangsa Indonesia. Lomba kami harap dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan generasi muda dalam produksi konten multimedia bertema kebudayaan,” katanya.
Menurut Wayan Ordiyasa, lomba ini akan dilaksanakan pada 10 September – 31 Oktober 2021 dan dipublikasikan di media sosial Instagram dan Facebook. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan 10 November 2021 dan dipublikasikan di website umat Hindu, Ditjen Bimas Hindu dan website terkait.
Peserta lomba adalah masyarakat umum dengan syarat membuat video sesuai tema/sub tema, video dimuat dan di-share di Instagram dan Facebook yang didaftarkan di form pendaftaran dengan durasi maksimal 3 menit. Peserta mendaftar dan meng-upload di website: https://www.pujamandalacandiprambanan.com/lombavideo/.*BWN-0

































