Bantu Karyawan yang Ter-PHK, Warga Badung Buka Waralaba Daging Potong Ayam

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Inisiatif warga Badung untuk membantu warga lain yang terkena Pemutusan hubungan Kerja  (PHK) saat pandemi covid-19 ini perlu mendapat apresiasi. Warga Badung bernama I Gusti Bagus  Hary Pradipta ini membuat suatu inovasi  cara pemasaran secara franchising (waralaba) dalam melakukan penjualan ayam potong di Kabupaten Badung. Konsep ini sangat membantu masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan.

I Gusti Bagus Hary Pradipta yang ditemui di lapak potong ayam di Desa Penarungan ini mengatakan,  dimasa pandemic ini, pihaknya berpikir bersama-sama bekerjasama dengan masyarakat untuk membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang terkena PHK. “Kalau masyarakat ingin bergabung dalam usaha ini,kita hanya membutuhkan tempat saja sekitar pinggiran pasar, karena sasaran pembeli ayam potong ya di dekat pasar ,” ujarnya,  Kamis (29/7).

Baca Juga:  Koster-Giri Yakini Debat Pilgub Bali Beri Gambaran Pemimpin Terbaik Pilihan Krama

Lebih lanjut ia mengatakan, dari agen nantinya mempersiapkan tempat meja dan timbangan. “Kalau  nanti tidak laku daging bisa ditarik jadi nanti pedagang tetap kami berikan share keuntungan sejumlah daging yang mereka jual,”terangnya.

Pemilik agen potong daging ayam Hari Mertha ini juga mengatakan, usaha yang baru dirintis sebulan lebih ini sudah memiliki cabang di beberapa wilayah di Kabupaten Badung. “Di sejumlah pasar di Kecamatan abiansemal dan Kecamatan Mengwi kita sudah ada lapak-lapak jualannya  dan setiaplapak bisa menjual habis puluhan kilo daging ayam. Kita juga menyediakan daging ayam kampung selain jenis broiler,”terangnya.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Lokasaba VI MGPSSR di Tabanan

Ia juga menjelaskan kisah awal mengembangkan bisnis agen ayam potong berjaringan ini,  awalnya  bisnis ayam ini sekedar hobi. “Saya punya orang tua peternak ayam,peternak ayam karena pakannya cukup mahal sehingga hobi itu mahal, jadi kita munculkan bisnis ini. Kita juga memelihara ayam kampung untuk dijual sebagai sarana upacara adat atau sebagai ayam caru . Ditengah pandemic saat ini kita melihat sasaran untuk masyarakat umum sehingga kita jualanlah ayam potong broiler ini karena harganya lebih murah,”paparnya.

Baca Juga:  Ketua Dekranasda Badung Hadiri Dekranasda Bali Fashion Week 2025

Kendala dalam bisnis ini,kata Hary, yang hanya di harga pasar ayam yang fluktuatif .”Saat hari raya besar nasional harga ayam ini pasti naik berbeda dengan ayam kampung yang harga nya tetap stabil meski ada hari raya besar nasional.  Bagi masyarakat yang ingin bergabung di bisnis agen ayam Hary Mertha bisa menghubungi nomor 0817 7503 1756,”ungkapnya. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR