Kuta, baliwakenews.com
Terkait insiden pesawat Batik Air yang menabrak Garbarata di Bandara Ngurah Rai, pihak maskapai Batik Air beri penjelasan. Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro memaparkan, Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group jenis Airbus 320-200 registrasi pada Sabtu (22/ 05) di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar di Badung, Bali. Batik Air mengoperasikan pesawat tersebut untuk melayani penerbangan ID-6506 dari Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK) tujuan Denpasar – Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS).
Menurut Danang pihak Batik Air telah mempersiapkan secara baik pada penerbangan ID-6508. Dari kebutuhan pesawat udara, awak pesawat, teknisi dan petugas layanan darat (ground handling). Selain itu sebelum keberangkatan pesawat (pre flgiht check) telah menjalani pemeriksaan secara menyeluruh. Pesawat dinyatakan laik terbang dan beroperasi (airworthinessfor flight). Ditegaskanya, Batik Air senantiasa patuh menjalankan operasional dan layanan penerbangan berdasarkan ketentuan atau peraturan yang berlaku dengan tetap memperhatikan faktor-faktor yang memenuhi aspek keselamatan keamanan serta sebagaimana pedoman protokol kesehatan.
Pesawat mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan mulus dan bersiap menuju landas parkir (apron) yang telah ditentukan. Dan rencana menggunakan fasilitas jembatan penghubung gedung terminal ke pesawat udara (garbarata/ aviobridge). Proses parkir dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP), komunikasi dan koordinasi antara awak pesawat dengan petugas darat yang memberikan komando kepada pilot untuk memarkirkan pesawat (marshaller). Saat koordinasi masih berlangsung, tiba-tiba bagian atas permukaan mesin pesawat nomor satu (sebelah kiri) menyentuh bagian ujung garbarata.
Atas kejadian tersebut, proses penurunan (disembark) seluruh tamu, kru pesawat dan barang bawaan menggunakan tangga manual. Penanganan berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur. Mengenai penyebab, sambung dia saat ini Batik Air bersama dengan pihak terkait sedang melakukan proses investigasi. Batik Air meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional penerbangan Batik Air lainnya tetap berjalan normal (tidak terganggu). BWN-04


































