Tabanan, baliwakenews.com
Gerakan Masyarakat Kewirausahaan Terpadu (Gemasadu) melakukan audiensi ke Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, SE pada Kamis 25 Maret 2021 di Ruang Rapat Wakil Bupati Tabanan. Maksud dan tujuan Gemasadu adalah untuk mengajak pihak Pemerintah Kabupaten Tabanan mengembangkan potensi usaha lokal yang ada di Tabanan dalam lingkup Bumdes sampai ke banjar-banjar.
Gemasadu merupakan kolaborasi dari akademisi dan pengusaha-pengusaha yang ada di Bali. Wayan Sadia selaku kordinator Gemasadu Tabanan memaparkan bahwa Gemasadu adalah wadah bagi pengusaha untuk memasarkan produknya dan sebagai wadah komunikasi antara akademisi dan pengusaha, “Kita saling bantu lah supaya masyarakat sejahtera karena disini kita sama-sama belajar dan intinya saling membantu” ucap Wayan Sadia kepada Wabup Edi. Adapun pihak akademisi dari Manajer Inkubator Bisnis LPPM Universitas Udayana Dr. A.A Sri Mahyuni menjelaskanpengalamannya tentang inkubator di Universitas Udayana yang berfungsi untuk menghilirisasi riset-riset hasil dari dosen dan mahasiswa menjadi produk komersil yang bisa dijual di pasaran, ia bersedia apabila dilibatkan dalam pelatihan-pelatihan inkubator di Tabanan melalui Gemasadu.
Edi Wirawan sangat mengapresiasi teman-teman dari Gemasadu yang mau membuat wadah untuk pengusaha dan akademisi, ia juga berharap Gemasadu menjadi penggerak ekonomi lokal di Tabanan dan ikut berpartisipasi mewujudkan visi-misi Tabanan dalam bidang Ekonomi Kerakyatan. “Ayo kita berkolaborasi untuk membantu pemerintah Kabupaten Tabanan menjalankan visi-misi kita dan menggerakan perekonomian lokal di Tabanan” ucap Wabup Edi. BWN-HT

































