Jejak Kasus WNA di Badung Sepanjang 2025

Iklan Home Page
Mangupura, Baliwakenews.com
 
Di balik citra Badung sebagai etalase pariwisata Bali, aparat kepolisian sepanjang 2025 mencatat sisi lain yang kian menantang. Warga negara asing (WNA) muncul dalam deretan kasus kriminal berat, mulai dari pembunuhan, perdagangan orang, hingga peredaran narkotika, yang menyisakan alarm serius bagi keamanan kawasan wisata internasional.
 
Ironisnya, angka kriminalitas secara umum justru menurun. Data Polres Badung menunjukkan total kejahatan turun dari 494 kasus pada 2024 menjadi 414 kasus pada 2025. Namun penurunan itu tidak sepenuhnya membawa kabar baik. Pada saat yang sama, kejahatan narkotika justru bergerak naik, dengan 120 perkara ditangani polisi meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
 
Di antara kasus-kasus tersebut, keterlibatan WNA menjadi sorotan. Polisi menangani satu perkara pembunuhan dengan pelaku warga Australia, serta dua kasus tindak pidana perdagangan orang yang melibatkan warga Rusia. Pada ranah narkotika, delapan tersangka merupakan WNA, dengan barang bukti beragam, mulai dari kokain dan MDMA hingga THC dan ganja cair.
 
Jejak peredaran narkoba itu tercermin dari jumlah barang bukti yang disita. Sepanjang 2025, polisi mengamankan lebih dari 1,8 kilogram sabu-sabu, ribuan butir ekstasi, puluhan ribu pil koplo, serta narkotika sintetis lainnya. Total 155 orang ditetapkan sebagai tersangka narkoba, sebagian sebagai pengedar, sisanya pengguna.
 
Pada kriminal umum, wajah kejahatan juga tak kalah kompleks. Polisi menetapkan 300 tersangka dalam berbagai perkara, dengan 25 di antaranya WNA. Penipuan dan penggelapan mendominasi, disusul pencurian dengan pemberatan dan penganiayaan. Kasus kekerasan seksual dan pembunuhan pun tercatat, meski jumlahnya lebih terbatas.
 
Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Badung, wilayah yang setiap hari dipadati wisatawan dari berbagai negara. Menjelang pergantian tahun, kepolisian meningkatkan pengamanan di titik-titik keramaian, terutama di kawasan yang selama ini menjadi magnet turis asing.
 
Bagi polisi, menjaga rasa aman di daerah wisata tak bisa hanya bertumpu pada patroli. Partisipasi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata dinilai penting untuk memutus ruang gerak kejahatan. Di tengah hiruk-pikuk liburan, Badung dihadapkan pada satu pekerjaan rumah, memastikan pesona pariwisata tetap berjalan seiring dengan rasa aman bagi semua. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM Badung Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR