Tabanan, baliwakenews.com
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan baru-baru ini melakukan uji baku mutu terhadap Danau Beratan dan tiga sungai utama. Dari hasil uji laboratorium diperoleh jika kualitas air tergolong baik dengan tingkat pencemaran rendah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, Kamis 11 Juni 2026 menjelaskan pengujian dilakukan terhadap air di Danau Beratan dan Sungai Yeh Panahan, Yeh Ho, dan Yeh Empas.
Khusus di Danau Beratan, pengambilan sampel dilakukan di beberapa titik berbeda, yakni di bagian pinggir, tengah, dan sisi untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif.
“Dari hasil uji triwulan pertama di tahun ini, kualitas air masih di bawah baku mutu. Artinya kondisi air tergolong baik dan tingkat pencemaran masih rendah,” ujar Ekayana.
Dia menambahkan, bahkan saat pengujian lapangan, tim menemukan bahwa kualitas air di Danau Beratan termasuk yang paling bersih dibandingkan lokasi lain yang diuji.
Menurut Ekayana, pengujian ini merupakan bagian dari upaya penyusunan Indeks Kualitas Air (IKA) daerah. Dalam setahun, pengujian dilakukan dua kali yakni pada triwulan pertama dan triwulan ketiga.
Khusus untuk Danau Beratan, tahun 2026 menjadi awal pengujian dilakukan oleh pemerintah kabupaten. Sebelumnya, pemantauan kualitas air danau ikonik Kabupaten Tabanan tersebut menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
“Dalam prosesnya, kami mengambil sampel di lima titik yang mewakili berbagai karakteristik wilayah, seperti kawasan permukiman, hutan, dan pariwisata. Hal ini dilakukan untuk melihat potensi pengaruh aktivitas manusia terhadap kualitas air,” tegasnya.
Menurutnya jika kualitas air masih sesuai standar, artinya air tersebut masih aman dimanfaatkan untuk pertanian, perkebunan, bahkan konsumsi dengan pengolahan yang minimal. BWN-06































