Mangupura, baliwakenews.com
Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri kegiatan penyaluran paket olahan ikan melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kegiatan yang bertujuan mencegah kekurangan gizi dan menekan angka stunting ini digelar di Balai Banjar Buangga, Desa Getasan, Kecamatan Petang, Badung, pada Rabu (13/5).
Acara tersebut turut dihadiri oleh Plt. Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Badung I Wayan Raka Suarjaya yang mewakili Kepala Dinas Perikanan, serta perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Badung. Hadir pula Sekcam Petang I Nyoman Wirya, Ketua TP PKK Kecamatan Petang Nyonya Supadmi Darma Putra, Perbekel Desa Getasan I Wayan Suandi, tokoh masyarakat, serta anak-anak penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya penyaluran bahan pangan berbasis ikan ini. Program ini menyasar masyarakat yang berpotensi stunting, ibu hamil, dan balita di Desa Getasan. “Gemarik merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kecerdasan dan kesehatan masyarakat. Ikan kaya akan zat gizi yang sangat dibutuhkan tubuh. Melalui momentum ini, saya mengajak seluruh masyarakat Badung, khususnya anak-anak, untuk membiasakan diri mengonsumsi ikan sejak dini agar menjadi budaya positif bagi generasi penerus,” ujarnya.
Sementara itu, Perbekel Desa Getasan, I Wayan Suandi, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Badung beserta jajaran. Suandi menjelaskan bahwa Desa Getasan, yang merupakan pemekaran dari Desa Carangsari, kini memiliki populasi sekitar 2.200 jiwa dengan 750 KK, di mana 80 persen penduduknya bermata pencaharian sebagai petani lahan basah. “Kami berharap program pemberian makanan tambahan berupa olahan ikan untuk mencegah stunting ini dapat terus berkelanjutan. Pemerintah Desa Getasan berkomitmen untuk ikut mengawal anggaran melalui APBDes agar program serupa bisa terus berjalan bagi masyarakat berpotensi stunting, ibu hamil, dan balita di desa kami,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Wayan Raka Suarjaya, menjelaskan bahwa kandungan Omega-3 pada ikan sangat penting untuk perkembangan otak anak pada masa pertumbuhan. Sebanyak 200 paket olahan ikan disalurkan dalam kegiatan kali ini. “Selain penyaluran paket olahan, Dinas Perikanan Badung juga terus mendorong peningkatan produksi ikan lokal. Salah satunya melalui program pemberian bibit ikan gratis kepada masyarakat dan kelompok pembudidaya. Kami juga mendorong pemanfaatan area persawahan lewat sistem Mina Padi (padi dan ikan) agar produksi ikan di Badung semakin optimal,” ucapnya.BWN-HB


































