Putri Koster Gaspol Transformasi Posyandu di Bangli, Dorong Layanan 6 Sektor Lebih Adaptif

Iklan Home Page

Bangli, Baliwakenews.com

Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali terus mempercepat transformasi layanan Posyandu agar lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui program “Membina dan Berbagi” di Desa Bangbang dan Desa Abangsongan, Kabupaten Bangli, Rabu 22 April 2026, Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menegaskan arah baru Posyandu yang kini tak lagi sebatas layanan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 140 paket sembako disalurkan kepada kader Posyandu, terdiri dari 80 paket untuk Desa Bangbang dan 60 paket untuk Desa Abangsongan. Bantuan yang diberikan meliputi 4,2 ton beras, 8.400 butir telur, serta 280 kotak susu sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan peran kader di lapangan.

Baca Juga:  Dana Stimulus Rangsang Koperasi Beri Layanan Prima Ditengah Pandemi Covid-19

“Kegiatan ini dilakukan bersama TP Posyandu kabupaten/kota, dan desa yang dipilih sudah melalui proses verifikasi agar bantuan tepat sasaran,” ujar Putri Koster.

Lebih dari sekadar bantuan sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum sosialisasi transformasi Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimum (SPM). Mengacu pada regulasi terbaru, layanan Posyandu kini mencakup enam sektor strategis, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Transformasi ini dinilai krusial untuk menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat berbasis desa yang lebih komprehensif.

Tak hanya itu, Putri Koster juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber (PSBS) sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan lingkungan. Ia meminta kader Posyandu menjadi role model dalam Gerakan Bali Bersih Sampah.

Baca Juga:  Kasus Sembuh Kembali Meningkat, Hari ini 46 Orang Sembuh, Kasus Positif Bertambah 29 Orang

“Kesehatan berawal dari lingkungan yang bersih. Karena itu, pemilahan sampah dari rumah harus menjadi kebiasaan,” tegasnya.

Di lokasi kedua, Gedung Serbaguna Desa Abangsongan, ia kembali menekankan pentingnya konsistensi dalam pengelolaan sampah serta peningkatan kualitas SDM yang memahami pola hidup bersih dan sehat.

Sementara itu, Pengarah TP Posyandu Provinsi Bali, Anom Agustina, menjelaskan bahwa transformasi Posyandu diarahkan agar lebih adaptif terhadap perubahan, responsif terhadap persoalan masyarakat, serta berbasis data dalam perumusan kebijakan.

Baca Juga:  Di Tengah Serbuan Sampah, Balawista Kuta Selatan Perketat Pengawasan di Pantai Jimbaran

“Posyandu harus mampu membaca kebutuhan masyarakat secara cepat dan akurat. Pendataan menjadi kunci dalam menentukan arah pembangunan desa,” jelasnya.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, menyampaikan apresiasi atas perhatian dari TP Posyandu Provinsi Bali. Ia menilai bantuan yang diberikan menjadi motivasi bagi kader untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

Program ini menegaskan komitmen Pemprov Bali dalam memperkuat peran Posyandu sebagai pusat layanan masyarakat berbasis desa yang tidak hanya sehat, tetapi juga adaptif, terintegrasi, dan berkelanjutan. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR