Nyaris Makan Korban, Kabel Semrawut di Jimbaran Akhirnya Ditertibkan Setelah Dikeluhkan Warga

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Kondisi kabel utilitas yang menjuntai rendah di Jalan Raya Uluwatu, Jimbaran, tepatnya di bundaran Simpang Patung Nakula Sadewa, menuai sorotan tajam. Kabel yang nyaris menyentuh badan jalan itu dinilai membahayakan pengguna jalan dan mencerminkan lemahnya penataan infrastruktur di kawasan pariwisata.

Setelah menuai banyak keluhan warga, penanganan akhirnya dilakukan pada Kamis (16/4/2026). Sejumlah petugas bersama berbagai pihak turun langsung merapikan kabel-kabel yang sebelumnya melintang rendah.

Camat Kuta Selatan, I Ketut Gede Arta, mengakui bahwa tindakan ini merupakan respons atas keresahan masyarakat yang sudah berlangsung cukup lama.

Baca Juga:  "Telebutan" di Pinggir Pantai Geger Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisata Unggulan

“Hari ini sudah ditindaklanjuti oleh APJATEL. Kami juga sudah koordinasikan dengan PU, didampingi Trantib Kuta Selatan, Pol PP BKO, kelurahan serta Linmas Jimbaran,” ujarnya.

Ia menegaskan, kondisi kabel yang terlalu rendah bukan sekadar mengganggu estetika, tetapi berpotensi menimbulkan kecelakaan serius, terutama di jalur padat kendaraan.

“Banyak warga yang komplain karena posisinya terlalu rendah. Bahkan hampir menyentuh kendaraan. Ini sangat berbahaya,” tegasnya.

Ironisnya, persoalan serupa disebut pernah terjadi di titik yang sama dan sempat diperbaiki. Namun, kondisi itu kembali terulang, memunculkan pertanyaan soal pengawasan dan tanggung jawab pengelolaan jaringan utilitas.

Baca Juga:  Pastikan Tidak Ada Warga Yang Masih Hidup Mendapatkan Akta Kematian

Menindaklanjuti situasi tersebut, pihak kecamatan mengumpulkan seluruh provider jaringan untuk turun langsung melakukan penataan bersama di lapangan.

“Hampir semua provider hari ini hadir untuk merapikan jaringan mereka. Ini penting supaya tidak membahayakan pengguna jalan,” jelasnya.

Penataan dilakukan dengan merapikan kabel-kabel yang sebelumnya menjuntai rendah agar tidak lagi mengancam keselamatan pengendara. Pasalnya, risiko yang ditimbulkan bukan hal sepele.

“Kalau sampai mengenai leher pengendara atau tersangkut kendaraan, risikonya sangat fatal,” ujarnya.

Selain penanganan cepat, pemerintah kecamatan juga mendorong langkah lebih tegas dan terintegrasi dari Dinas PUPR dan Dinas Kominfo agar persoalan kabel semrawut tidak terus berulang.

Baca Juga:  Istri Diajak Mantap-mantap, Matsari Sambit Leher Tetangganya

Sebagai kawasan pariwisata, Kuta Selatan dinilai tidak boleh dibiarkan dengan kondisi infrastruktur yang berantakan dan berisiko.

“Ini daerah pariwisata. Penataan seperti ini penting untuk mendukung kualitas kawasan,” katanya.

Ke depan, Pemcam Kuta Selatan memastikan akan mendorong penertiban kabel udara secara menyeluruh bersama pemerintah kabupaten, agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan keselamatan pengguna jalan benar-benar terjamin. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR