Tabanan, baliwakenews.com
Sebuah rumah di Perumahan BCA Land di Banjar Bongan Puseh, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan ludes dilalap api, Minggu 22 Februari 2026 dini hari. Kejadian itu diakibatkan karena kompor yang lupa dimatikan.
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata mengatakan, dugaan itu muncul setelah petugas melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi.
Kejadian bermula ketika saksi yang juga korban, Fuji Abdulloh sedang memasak gula menggunakan kompor gas di dapur. Gula tersebut direbus guna keperluan berjualan es kelapa muda. Pada saat memasak gula itu, Fuji Abdulloh meninggalkan dapur untuk pergi ke ruang tamu sambil bermain HP.
“Fuji Abdulloh kemudian mengantuk lalu tertidur sehingga lupa untuk mematikan kompor,” jelas Berata.
Sekira pukul 02.30 Wita, saksi terbangun karena udara panas. Saat bangun itulah saksi mengecek ke dapur dan melihat api sudah berkobar.
Fuji Abdulloh segera berlari keluar rumah untuk meminta tolong kepada tetangga, serta berusaha memadamkan api bersama warga mamun gagal.
Dua unit Damkar Kabupaten Tabanan kemudian tiba di lokasi pada pukul 03.30 Wita. Sekitar 45 menit, api bisa dipadamkan.
“Total kerugian mencapai Rp 270 juta dan nihil korban jiwa,” kata Berata.
Berata mengatakan rumah tersebut dikontrak oleh seseorang bernama Pak Suhalik. Sementara pemilik aslinya bernama Pak Yeyen. Hingga berita ini diturunkan, petugas belum bisa meminta keterangan lantaran pemilik dan pengontrak rumah sedang berada di luar Bali. BWN-06





























