Mangupura, baliwakenews.com
Ratusan lansia dari seluruh penjuru Kabupaten Badung tampil penuh energi dalam pertunjukan Tari Janger yang digelar pada puncak perayaan HUT ke-16 Ibu Kota Mangupura di Lapangan Puspem Badung, Sabtu (22/11) pagi. Sebanyak 496 lansia dari 62 desa dan kelurahan se-Badung ikut ambil bagian, membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk tetap berkreativitas dan melestarikan budaya.
Para penari yang berusia 60 tahun ke atas itu tampil lincah, kompak, dan penuh senyum mengikuti irama janger. Kepala Dinas Sosial Badung, AA Ngurah Raka Sukaeling, menjelaskan bahwa pementasan ini sejatinya diagendakan tahun lalu, namun tertunda karena situasi politik. “Persiapan tahun ini sekitar dua bulan. Setiap desa dan kelurahan mengirim delapan lansia yang dipilih langsung oleh perangkat desa,” jelasnya.
Latihan dilakukan bertahap di tingkat kecamatan sebelum dilanjutkan pembinaan di masing-masing wilayah. “Latihan gabungan baru kami lakukan hari ini sebelum pentas. Astungkara semua berjalan lancar,” ujarnya.
Raka Sukaeling menyebut kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi ruang bagi lansia untuk tetap aktif, sekaligus upaya pelestarian budaya di momentum HUT Mangupura. “Kami ingin mewujudkan lansia Badung yang sehat, kuat, dan bahagia,” katanya.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa turut hadir menyaksikan langsung antusiasme para penari lansia tersebut. Ia mengaku terkesan dengan semangat para pangelingsir yang masih lincah menari. “Saya surprise. Luar biasa. Dengan ruang seperti ini, semangat hidup para lansia tentu akan meningkat sehingga harapan hidup masyarakat Badung juga makin baik,” ucapnya.
Bupati asal Pecatu itu bahkan berjanji memberikan ruang lebih besar bagi lansia pada perayaan tahun depan. “Tahun depan saya akan adakan lomba janger lansia,” katanya yang disambut sorakan semangat para peserta.
Selain itu, mulai 2025 Pemkab Badung menyiapkan penghargaan ulang tahun sebesar Rp5 juta bagi lansia berusia 75 tahun ke atas. “Saya titip agar para lansia terus menjaga kesehatan. Kami juga akan bantu pengadaan baju lansia,” tambahnya.
Pentas janger lansia ini menjadi salah satu penampilan paling mencuri perhatian dalam rangkaian HUT ke-16 Mangupura, sekaligus menegaskan kontribusi para pangelingsir dalam menjaga tradisi dan memperkuat kebersamaan di masyarakat Badung. BWN-05





























