Wabup Badung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2025

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 secara daring bertempat di ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Senin (8/9). Rakor yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ini membahas tentang pengendalian inflasi dan penanggulangan kemiskinan.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, menyampaikan instruksi untuk Kepala Daerah agar mengoptimalkan pelaksanaan pengentasan kemiskinan. “Mengendalikan situasi dan menjaga keamanan serta ketertiban di daerah masing-masing, meningkatkan program pro rakyat, dan mengoptimalkan pelaksanaan pengentasan kemiskinan. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencapai target penurunan kemiskinan sebesar 0,86% per tahun,” ujarnya.

Baca Juga:  DPD Golkar Badung Kembali Distribusikan 2000 Paket Sembako Kemasyarakat Badung

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia H. Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan target penurunan kemiskinan sebesar 0,86% per tahun dengan target akhir 5% pada tahun 2029. Ia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam penanggulangan kemiskinan. Garis kemiskinan yang naik sejalan dengan garis inflasi, sehingga pengendalian inflasi di daerah menjadi sangat penting.

“Pengentasan kemiskinan merupakan tanggung jawab bersama antara pusat dan daerah, serta termasuk urusan wajib pelayanan kebutuhan dasar sosial sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2018. Keberhasilan penanggulangan kemiskinan berada di tangan kita semua, dan perlu terus berkolaborasi untuk mencapai target yang diinginkan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Nyumpangin Sekar Emas dan Tekankan Efektivitas Hibah

Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menegaskan komitmen Pemkab Badung dalam menjalankan berbagai program pro rakyat. “Pemkab Badung tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan pembangunan yang inklusif. Dan kami terus berupaya menekan angka kemiskinan melalui peningkatan program pemberdayaan, penyediaan lapangan kerja, serta pengendalian inflasi yang stabil,” jelasnya.

Baca Juga:  Menjanjikan, Budidaya Kelor Tetap Eksis Dari Awal Pandemi Sampai Sekarang

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan menurunkan angka kemiskinan harus berdampak langsung pada masyarakat. “Fokus kami adalah memastikan seluruh masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan, benar-benar merasakan manfaat pembangunan, sehingga kualitas hidup dan kesejahteraan mereka terus meningkat,” pungkasnya.

Turut mendampingi Wabup, Pimpinan OPD terkait dilingkup Pemkab Badung serta Kepala BPS Badung Komang Bagus Pawastra.BWN-HB

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR