Program Sanimas, Ratusan Keluarga Miskin Dapat Bantuan Jamban

Iklan Home Page

Singaraja, baliwakenews.com

Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Buleleng dalam mendukung Kabupaten/Kota Sehat (KKS), Pemerintah Kabupaten Buleleng terus berupaya mengkolaborasikan program kegiatan bersama pemerintah pusat dalam pengadaan jamban. Demikian disampaikan Kepala Dinas PUTR Putu Adiptha Eka Putra, Selasa 17 Desember 2024.

Lebih jauh Adiptha mengatakan, bantuan tersebut diberikan melalui program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) yang diinisiasi oleh pemerintah pusat.

“Sebanyak 200 kepala keluarga (KK) dari kalangan miskin ekstrem di Buleleng kini memiliki fasilitas sanitasi berupa jamban. Setiap unit terdiri atas kamar mandi dengan bilik tertutup lengkap dengan septic tank,” paparnya.

Baca Juga:  Pertahankan WTP, Sekda Suyasa Instruksikan OPD Proaktif

Lanjut Adiptha pembangunan fasilitas sanitasi ini dilakukan secara swadaya sejak pertengahan tahun 2024. Sepuluh desa di wilayah Buleleng menjadi sasaran program ini, dengan alokasi anggaran Rp 350 juta per desa.

“Desa-desa tersebut meliputi Desa Dencarik, Kaliasem, Temukus, Tigawasa di Kecamatan Banjar; Desa Sepang di Kecamatan Busungbiu; Desa Lokapaksa di Kecamatan Seririt, serta Desa Les, Penuktukan, Sambirenteng, dan Tejakula di Kecamatan Tejakula,” sebutnya.

Baca Juga:  Umur Harapan Hidup Krama Bali Tembus 75 tahun, Gubernur Bali Koster Siapkan Manajemen Urus Manula

Adiptha menekankan sasaran utamanya adalah masyarakat miskin ekstrem dan keluarga dengan risiko stunting. Desa yang dipilih adalah yang mayoritas warganya belum memiliki jamban, namun sudah tersedia jaringan air bersih.

Dikatakan meski program ini berhasil memenuhi kebutuhan 200 KK, Adiptha mengakui bahwa masih banyak warga di Buleleng yang membutuhkan fasilitas sanitasi serupa.

Ia mengungkapkan, pendataan jumlah keluarga yang belum memiliki jamban terus berubah seiring pertumbuhan penduduk dan pembentukan keluarga baru setiap tahun. Pihaknyapun terus mengajukan anggaran kepada pemerintah pusat untuk melanjutkan program ini.

Baca Juga:  Kembangkan Aplikasi SiNona, Kominfosanti Buleleng Gelar Pelatihan

“Kami rutin mengajukan bantuan setiap tahun. Untuk 2025, kami juga sudah mengajukan, tetapi masih menunggu berapa anggaran yang disetujui,” ungkapnya.

Dirinya berharap, bantuan ini dapat meningkatkan akses sanitasi sekaligus memperbaiki kebersihan dan kesehatan lingkungan. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR