Kereneng, baliwakenews.com
Meski baru seumur jagung, namun Pengprov Padel Bali langsung terjun di arena PON XXI/2024 di Aceh-Sumut mendatang. Hanya saja, keikutsertaan mereka nanti hanya sebatas eksebisi.
Seperti diutarakan Ketua Umum Pengprov Padel Bali, Erwan Wiyono didampingi pengurus lainnya yakni Maryoto Subekti, Nasser F. Attamimy dan Putu Sugi Darmawan, untuk atlet Padel Bali sudah tidak ada masalah dan sudah siap bertanding di eksibisi PON 2024 mendatang.
“Atlet putra yang sudah ready itu ada 6 atlet dan putri sudah ada 3 atlet. Kalau proyeksi tim definitif nantinya setidaknya ada 4 atlet putra dan 4 atlet putri,” ungkap Erwan Wiyono, Selasa 21 Mei 2024.
Dijelaskannya, nomor yang dipertandingkan nantinya di eksibisi PON yakni double putra double putri, serta mixed double campuran
Menyoal persaingan diakuinya, jika Bali yang pertama kali menjadi tempat Padel diyakini mampu bersaing di level nasional, karena memang Padel Bali sudah bertanding di event internasional.
Optimisme mereka menatap eksebisi PON 2024 karena atletnya sudah pernah bertanding melawan Jepang, Cina bahkan Australia dan sampai 2 tahun ini masih bisa berkompetisi dengan mereka.
Hanya saja memang dari sisi postur tubuh atlet Indonesia dan Bali masih ada keterbatasan. “Meski begitu kami masih menjadi perhitungan mereka untuk kualitas dan prestasi,” tambah Erwan Wiyono.
Sedangkan untuk rival di level nasional, dirinya menyebut DKI Jakarta yang masih harus diwaspadai. Pasalnya DKI Jakarta karena daerah tersebut getol melakukan persiapan dan banyak menggelar turnamen.
“Karena itulah nantinya kami akan menggelar simulasi Padel pada akhir Juni 2024 atau awal Juli 2024. Pastinya kami akan melakukan persiapan matang dan siap bersaing secara ketat di eksibisi PON 2024 nanti,” tegas Erwan Wiyono.
Selain PON 2024, Pengprov Padel Bali juga akan getol melakukan sosialisasi kepada para siswa di sekolah-sekolah guna membesarkan cabang olahraga Padel. Dirinya dan pengurusnya akan terus melakukan audiensi baik ke Dispora Bali juga ke Dispora kabupaten/kota di Bali.
Di lain pihak, pengurus Pengprov Padel Bali lainnya, Maryoto Subekti menambahkan sosialisasi atau audiensi nantinya juga akan dilakukan dalam waktu dekat yakni ke Badung Gianyar, Denpasar, Tabanan, dan Buleleng.
“Kami optimis nantinya akan besar cabor Padel di Kabupaten/Kota di Bali apalagi sekarang dalam masa booming cabo Padel,” pungkas Maryoto. BWN-06































