Dirancang Jadi Ikon Pariwisata, Tokoh Jimbaran Usulkan Pembangunan Patung Nelayan

Iklan Home Page

Jimbaran, baliwakenews.com

Tokoh Masyarakat Jimbaran mengusulkan pembangunan sebuah Patung Nelayan di Pantai Jimbaran. Usulan ini disampaikan seiring hampir rampungnya jalan alternatif dari Kafe 19 menuju Kafe 9. “Kami mengusulkan agar bisa dibangun sebuah Patung yang nantinya menjadi ikon pariwisata Jimbaran,” ujar Ketua LPM Jimbaran Made Dharmayasa disampingi salah seorang Prajuru Desa Adat Jimbaran, Made Sutawira, Kamis 11 Januari 2024.

Dharmayasa mengungkapkan usulan pembangunan patung di kawasan Pantai Jimbaran sebenarnya sudah disampaikan sebelumnya. Hanya saja karena tenggang waktu yang diberikan sangat sempit, maka usulan ini kembali disampaikan untuk terealisasi di tahun ini.

Dibangunnya ikon baru pariwosata Jimbaran ini diharapkan nantinya berdampak pada sektor ekonomi kerakyatan yang ada di sana. Terlebih lagi nantinya bisa meningkatkan PAD yang bisa disumbangkan kepada Pemda Badung.

Baca Juga:  Bayi Laki-laki Terbungkus Kresek Dibuang di Tumpukan Sampah

Patung ini kata dia mengusung tema kehidupan masyarakay Jimbaran sebagai nelayan. “Patung ini terdiri dari dua, yaitu seorang bapak-bapak membawa jalan untuk menangkap ikan dan seorang ibu yang membawa bakul untuk menampung hasil tangkapan ikan,” bebernya sembari menambahkan Anggaran patung ini disusulkan sebesar Rp 2,5 Miliar yang rencananya dialokasikan dari dana BKK yang sudah dikoordinasikan sebelumnya dengan Sekda Badung. “Kami sang berharap patung ini bisa terwujud di tahun 2024 ini,” imbuhnya.

Baca Juga:  Nyepi, Bandara Hentikan Operasional 24 Jam, Pebruari Penumpang Naik 148 Persen

Sementara terkait jalan alternatif Kade 19 ke Kafe 9 yang diusulkan dan sedang digarap saat ini adalah dari Jalan Yoga Perkanti menuju Jalan Pemelisan Agung yang nantinya menghubungkan Kafe 19 dan Kafe 9, Jimbaran. Di kawasan ini sebelumnya tidak ada jalan tembusan yang melalui jalur pantai. Pembangunan jalan ini adalah untuk alternatif mengatasi kemacetan yang terjadi setiap sore di Jalan Uluwatu I. Kemacetan ini terjadi karena dampak bubaran dari pertunjukan tari Kecak di Uluwatu, Pantai Melasti maupun Pantai Pandawa. “Jadi jalan ini diusulkan sebagai alternatif saat terjadi kekroditan di Desa Jimbaran,” ujarnya.

Pengerjaan jalan ini lanjut dia, sudah rampung 96 persen dan akan dilakukan serah terima oleh kontraktor di tanggal 10 Pebeuari 2024 mendatang oleh kontraktor kepada Pemda Badung. Selain itu nantinya diharapkan juga akan direalisasikan jalan lingkar barat yang diusulkan dari Four Seasons melewati kafe 19 terus lurus hingga ke Bantas Kedonganan. Pihaknya menyampaikan terimaksih kepada Pemda Badung atas terealisasi jalan alternatif ini dengan harapan ke depan Jalan Lingkar barat juga bisa terealisasi untuk mengatasi kemacetan kerap terjadi saat ini. BWN-04

Baca Juga:  Puncak Musim Kemarau di Bali Diprediksi Terjadi Juli-Agustus

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR