Kereneng, baliwakenews.com
Setelah melalui proses yang melelahkan lewat Babak Kualifikasi (BK) PON, sebanyak 563 atlet Bali lolos menuju PON XXI/2024 Aceh-Sumut. Namun, KONI Bali memberi sinyal jika jumlah tersebut bisa saja terjadi penyusutan atau bahkan penambahan.
Sekum KONI Bali, I Nyoman Yamadhiputra menjelaskan, istilah penambahan atau pengurangan itu dikenal dengan promosi serta degradasi. Karena, pada awal tahun 2024 mendatang, ada dua proses penting yang harus dijalani seluruh kontingen yakni Entry by Number serta Entry by Name.
“Untuk Entry by Number mengawali di tanggal 30 Januari. Sedangkan Entry by Name jaraknya cukup jauh yakni tanggal 18 April 2024,” kata Yamadhiputra, Jumat 29 Desember 2023.
KONI Bali pun berpesan kepada seluruh cabang olahraga yang lolos ke PON agar memetakan strategi dan peluang mereka dari sekarang. Mengingat hal ini amat penting dalam dua proses tersebut.
“Cabor harus memetakan nomor atau kategori mana yang menjadi peluang meraih medali,” tegasnya.
Selain itu, KONI Bali juga menekankan adanya promosi dan degradasi tersebut. Sehingga atlet yang sudah mengantongi tiket PON dan memiliki peluang besar meraih medali agar menjaga kesehatan, fisik, maupun performanya.
“Promosi dan degradasi itu masih berlaku dan berproses. Jadi jangan sampai sudah dapat tiket PON malah leha-leha atau tidak menjaga diri sehingga kesempatan tampil di PON menjadi hilang,” harapnya.
Saat ini seluruh cabor yang lolos PON tersebut sudah melakukan desentralisasi atau pemusatan latihan secara mandiri. Pihaknya berharap dalam masa ini, peak performance atlet menjadi lebih meningkat. BWN-06

































