Wujudkan Singaraja Smart City, Dispar Buleleng Canangkan Smart Branding

Iklan Home Page

Singaraja, baliwakenews. com

Peningkatan digitalisasi sektor pariwisata di Buleleng sangat diperhatikan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buleleng. Sejalan dengan rencana menjadikan Kota Singaraja sebagai Smart City, Dispar Buleleng telah mencanangkan pelaksanaan Smart Branding sebagai salah satu dari 6 Dimensi Smart City.

Kepala Dispar Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara pada Rabu 15 November 2023, mengatakan langkah ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Perwujudan langkah itu adalah melalui pengembangan aplikasi Visiting Buleleng. Aplikasi ini akan menjadi jendela utama pariwisata di Buleleng, menyajikan informasi lengkap tentang segala hal yang berkaitan dengan Pariwisata Buleleng. Aplikasi ini akan dikembangkan dan segera diluncurkan di platform web dan android.

Baca Juga:  Rekomendasi Pelanggaran di Pantai Bingin dan Hotel Step Up Belum Berjalan, Komisi I DPRD Bali Lakukan Evaluasi

Melalui aplikasi ini, Dody akan menampilkan daya tarik wisata, destinasi wisata, akomodasi wisata, serta sarana penunjang pariwisata. Informasi-informasi ini akan menjadi panduan penting bagi wisatawan yang berkunjung ke Buleleng.

Menurut Dody, Kabupaten Buleleng memiliki potensi wisata yang sangat beragam, termasuk air terjun, pesisir pantai, hutan, taman nasional, agrowisata, wisata edukasi, kuliner lezat, dan peninggalan bersejarah. “Semua potensi ini akan dihadirkan dalam format yang menarik melalui storytelling, sesuai dengan tren era kekinian,” jelas Dody.

Tidak hanya fokus pada destinasi wisata, Dispar Buleleng juga memperhatikan sarana dan prasarana pariwisata serta akomodasi. Melalui aplikasi ini, pengunjung dapat terhubung langsung dengan pengelola melalui nomor WhatsApp. Mereka dapat melakukan tanya jawab, reservasi, dan memantau jumlah kunjungan, sehingga perencanaan perjalanan mereka menjadi lebih mudah dan efisien.

Baca Juga:  Pria Paruh Baya di Buleleng Setubuhi Keponakannya Hingga Hamil

Selain itu, Buleleng memiliki 17 sub-sektor ekonomi kreatif yang beragam. Data mengenai sub-sektor ini disebutkan Dody meliputi pelaku usaha, lokasi produksi, bahkan gambar dan video, akan tersedia dalam aplikasi Visiting Buleleng. Hal ini menurutnya akan memberikan peluang bagi wisatawan untuk merasakan dan mendukung ekonomi lokal.

Untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara, Dispar juga akan memperkenalkan tajuk “Visit North Bali.” Upaya ini bertujuan untuk mendekati segmentasi wisatawan mancanegara yang mencari pengalaman unik di Bali utara.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Berikan Paket Sembako dan Alat Bantu Disabilitas

Dalam mengelola Smart Branding ini, Dispar Buleleng telah menyiapkan tim yang terdiri dari para sarjana Bahasa Inggris dan konten kreator. Mereka akan mengoptimalkan konten promosi yang sesuai dengan pasar mancanegara. Dody berharap ke depannya langkah ini dapat meningkatkan daya tarik pariwisata di daerah ini dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami punya sarjana Bahasa Inggris, konten kreator pun juga ada, kami akan mengoptimalkan itu untuk menyajikan konten promosi yang dibutuhkan,” pungkasnya. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR