Mangupura, baliwakenews.com
Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kecamatan Abiansemal IGN Mambal Asak resmi mengundurkan diri. Surat pengunduran diri tertanggal 10 Agustus 2020 telah diserahkan ke DPD Golkar Badung. Tak hanya Mambal Asak, tokoh Senior Golkar Badung lainnya I Wayan Puspa Negara juga telah hengkang dari Golkar sejak bulan Maret 2020 lalu.
Mambal Asak yang dikonfirmasi, Kamis (13/8) membenarkan dirinya telah mengajukan pengunduran diri. “Saya memang mengajukan pengunduran diri, karena saya ingin fokus ‘ngayah’ ke masyarakat,”katanya. Pengunduran dirinya dilakukan bertepatan dengan segera terbentuknya kepengurusan hasil Musda Golkar yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
“Masa tugas sebagai PK Abiansemal juga telah berakhir, makanya moment ini saya gunakan untuk mengundurkan diri dari partai,”imbuhnya. Selain alasan ingin fokus ngayah, Mambal Asak tanpa ragu juga mengaku memiliki alasan lainya, khususnya mengenai aspirasi dukungan pada Pilkada Badung 9 Desember 2020 mendatang.
“Saya pribadi melihat kepemimpinan Badung sekarang sangat baik, masyarakat juga berkeinginan agar pimpinan sekarang dilanjutkan untuk periode selanjutnya,”kata Mambal Asak. Artinya mendukung petahanan Giriasa (Giri Prasta-Suiasa)? “Ya, benar,”katanya singkat. Dia juga mengaku telah menyampaikan langsung dukungan kepada Giriasa bersama penglingsir Puri Ngurah Sibang Kaja, kepada calon petahanan I Nyoman Giri Prasta.
Secara terpisah Puspa Negara juga blak-blakan menyatakan dukungan kepada Giriasa. Dia yang mundur dengan jabatan terakhir Sekretaris DPD Golkar Badung menyatakan mudur dari Golkar selain karena mengabdi sebagai Ketua LPM Legian, juga karena memiliki sikap politik yang berbeda dengan partainya. “Saya mundur dari partai (Golkar) sekitar bulan Maret, saat pelantikan sebagai Ketua LPM Legian. Saya ingin fokus mengabdi di masyarakat,”katanya.
Ketua DPD Golkar Badung, Wayan Suyasa yang di hubungi terpisah membenarkan kedua kadernya telah mengundurkan diri di partai yang ia pimpin saat ini. “Itu merupakan hak politik mereka. Kalau konfirmasi yang saya terima dari gung Mambalasak mundur karena ia akan maju dalam pemilihan perbekel nanti. Sementara kalau pak Puspa Negara karena ia menjabat sebagai Ketua LPM di Kelurahan Legian,” terangnya. BWN-05


































