Denpasar, baliwakenews.com
Diduga depresi akibat penyakit yang tak kunjung sembuh, seorang suami I Kadek RS (33) memilih jalan pintas. Pria kelahiran Desa Busungbiu, Buleleng itu, ditemukan tergantung di dalam kamarnya oleh sang istri, Kadek AC (33) di Jalan Trenggana, Penatih, Denpasar Timur, Kamis (21/9) sore.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, awalnya istri korban Kadek AC yang bekerja sebagai pegawai di salah satu perguruan tinggi di Denpasar, pulang ke rumahnya. “Dia lantas masuk ke dalam kamarnya,” kata Sukadi, Jumat (22/9).
Saat tiba di dalam kamar, dia melihat suaminya tergantung. Kadek AC lantas memberitahukan iparnya yang tinggal tak jauh dari lokasi. Peristiwa itu lantas dilaporkan ke Polsek Dentim. “Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga penyebab kematian disimpulkan memang bunuh diri,” tambahnya.
Sementara menurut Kapolsek Denpasar Timur Kompol Nyoman Darsana, I Kadek RS sempat mengeluh sakit kepala sekitar dua hari sebelum kejadian. “Dugaan awal karena depresi. Untuk penyakit yang dideritanya kami belum mengetahui secara pasti,” imbuhnya.
Saat itu, di lokasi kejadian I Kadek RS hanya sendiri. Istrinya bekerja. Dan anaknya yang masih berusia 6 tahun pergi ke sekolah. I Kadek RS juga menulis sepucuk surat. “Yu semangat, jaga Agus, raih mimpi, aq gelem sing ngidaang naanang (aku sakit, tidak kuat menahannya,” tulisnya. BWN-01
































