Badung, baliwakenews.com
Sebagai daerah pariwisata, Legian memang harus dijaga betul keamanan dan kenyamanannya. Keberadaan Linmas Legian sangatlah berperan penting dalam mengatensi keamanan wilayah pariwisata internasional ini. Bahkan mereka harus bertugas 24 jam dengan 5 shift secara bergantian. Mengingat tugasnya yang begitu berat dan komplek ini Pemkab Badung diharapkan memperhatikan Linmas ini dengan menjadikannya sebagai tenaga kontrak.
“Kami usulkan sebaiknya status Linmas ini dijadikan kontrak karena sangat kami butuhkan. Karena di destinasi wisata seperti Legian, Linmas menjadi titik penting dalam mengatensi keamanan wilayah,” papar Ketua LPM Legian, Wayan Puspanegara, Kamis (16/7). Mantan Anggota Dewan Badung ini juga mengungkapkan selama ini Linmas ini memang menerima insentif dari pemerintah. Hanya saja diakuinya nominalnya sangat kecil dibandingkan kerja yang dilakoni.
Terlebih Limas di Legian rata-rata sudah mengabdi dari 12 tahun. “Kami usulkan agar ada kebijakan dijadikan tenaga kontrak keamanan di legian,” ujarnya. Sebab selama ini peran Linmas ini bersama Pnerepti dan unsur keamanan lainnya sangat signifikan dalam pengamaman di Lagian hingga kondusif. Untuk pengamanan wilayah, Linmas ini rutin patroli secara periodik dan berkelanjutan.
“Mereka tidak hanya melakukan atensi keamanan, namun juga bergerak cepat dalam hal kedaruratan, seperti kebakaran, trotoar mampet, penutup drainase hilang serta kependudukan dan lainnya,” ungkap Puspanegara sembari menambahkan sebagai lembaga pemberdayaan pihaknya di LPM sangat wajar memberdayakan keberadaan Linmas ini sembari berharap semoga usulannya tersebut mendapat respon Bipati Badung. BWN-04





























