Denpasar, Baliwakenews.com
Meski cabang olahraga (cabor) panahan tak dipertandingkan di ajang SEA Games 2023 mendatang, namun tim nasional panahan tetap melakukan persiapan untuk melirik ajang yang lebih prestisius yakni Olimpiade di Paris, Perancis pada Juli 2023 mendatang.
Untuk memantapkan tim, para pemanah yang kini tergabung di Pelatnas disiapkan untuk mengikuti event bergengsi di Turki bertajuk Archery World Cup pada 18-23 April 2023. Namun sayangnya, salah satu pemanah asal Denpasar, Bagus Gede Agus Yudistiawan atau akrab disapa Dewade terpaksa absen dan tidak bisa turun bersama tim nasional di event tersebut.
“Dewade absen dan tidak bisa ikut di timnas panahan Indonesia ke Turki yang berkekuatan 16 pemanah putra dan putri, karena dalam pelatihan nasional (pelatnas) sekarang ini, Dewade berada di urutan keenam. Sedangkan pemanah putra dan putri yang dikirim ke Turki berada di ranking 4 pelatnas,” ungkap Kabid Binpres PB Perpani yang juga Sekum Pengprov Perpani Bali, Infithar Fajar Putra, Senin (10/4).
Sebelumnya, Dewade menjadi satu-satunya pemanah asal Denpasar atau Bali yang tembus di Pelatnas usai menuntaskan berbagai seleksi belum lama ini. Sayangnya dalam seleksi menuju Piala Dunia di Turki itu, Dewade hanya nangkring di peringkat enam. Namun secara pribadi Fajar berharap Dewade tak menyesali hal dan terus mengasah diri agar lebih baik. Bahkan kegagalan ini diharapkan menjadi motivasi bagi Dewade ke depannya.
Lanjut soal Kejuaraan Dunia tersebut, kata Fajar Putra, event itu sendiri dijadikan ajang bagi para pemanah timnas Indonesia untuk melakukan tes skor atau mengukur berapa skor terbaik yang didapat setelah timnas Panahan Indonesia baru saja terbentuk. “Tes skor memang akan jadi misi utama meski pastinya juga mengejar prestasi. Ini penting karena proyeksi timnas Panahan Indonesia sendiri yakni untuk perebutan tiket Olimpiade di Paris. Itu sasaran utamanya,” terangnya.
Di Antalya nantinya lanjutnya, timnas Panahan Indonesia akan turun di dua divisi yakni divisi Compound dan Recurve putra dan putri. Mereka bakal didampingi 8 ofisial termasuk manajer timnas yakni Azis Arman. “Harapan saya sih semoga timnas Panahan Indonesia bisa bersaing ketat di Turki dan mampu meraih prestasi meski sebenarnya timnas Panahan sendiri baru terbentuk dan belum lama berlatih di pelatnas panahan Indonesia,” tutup Fajar Putra. BWN-06

































