Denpasar, baliwakenews.com
Seorang ibu rumah tangga (IRT) hanyut di aliran Tukad (Sungai) Badung, Dusun Wanasari, Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, Minggu (29/1). Korban bernama Hotimah (41) jatuh ke sungai akibat penyakit epilepsi.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, menurut suami korban Sakbani (44), awalnya Hotimah mencuci pakaian di pinggiran sungai yang dekat dengan rumahnya sekitar pukul 05.00.
Saat itu di sungai juga ada seorang wanita bernama Eni Yati (42), namun, Eni mengatakan ke Hotimah dia akan pulang lebih dulu setelah terdengar suara adzan subuh. “Saksi hanya membersihkan muka, tidak mencuci seperti korban, sehingga pulang lebih cepat,” ujar Sukadi.
Kemudian sekitar pukul 06.00, warga mendengar suami korban mencari istrinya karena tidak ada di pinggiran sungai. Hanya di temukan sandal, pakaian serta cuciannya saja. Sehingga, salah satu warga menghubungi BPBD kota Denpasar untuk melakukan pencarian.
Petugas bersama warga sekitar turun menyusuri aliran sungai tersebut. Hingga pukul 08.30, salah satu warga akhirnya menemukan Hotimah tersangkut di batu sungai dan segera mengangkatnya. “Jarak ditemukannya korban kurang lebih 300 meter dari tempatnya mencuci pakaian,” tambah Sukadi.
Selanjutnya, jenazah korban dilarikan ke rumah sakit. Dan diketahui, jika korban pernah tiga kali jatuh ke sungai karena epilepsinya kambuh. Dan terakhir wanita asal Jember, Jawa Timur itu ditemukan meninggal. “Belum bisa dipastikan apakah penyakit tersebut menjadi faktor Hotimah tewas terbawa arus,” beber Sukadi. BWN-01
































