Perisai Diri Bali Bentuk Penjaringan dengan Sistem Sirkuit, Diikuti 15 Tim, Sasar Pesilat Remaja

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Perguruan Pencak Silat Perisai Diri (PD) Bali menggelar sirkuit tahap IV selama tiga putaran dengan sasaran pesilat remaja. Tujuan dari diadakannya sirkuit ini untuk mencetak bibit serta Perisai Diri Bali ingin berkontribusi besar untuk pesilat yang disiapkan untuk PON 2028 serta Olimpiade 2032.

Ketua Harian Perguruan Perisai Diri Bali, I Nyoman Yamadhiputra, Selasa (24/1) mengatakan, ada tiga sirkuit atau putaran yang dijalankan dimana sirkuit pertama telah berlangsung di Kabupaten Bangli pada bulan Desember 2022 lalu. Kemudian untuk sirkuit kedua rencana dilangsungkan di Klungkung tepatnya di GOR Suwecapura pada 25-25 Februari 2023. Sementara untuk babak grand final di putar pada 22-23 April 2023 di Denpasar.

Baca Juga:  Atlet PON Bali Tinggal Jalani 2 Tes Fisik

Yama menambahkan, selain menjaring bibit dan proyeksi untuk PON 2028 dan Olimpiade 2032 itu, Perisasi Diri Bali menggunakan sirkuit ini sebagai wahana atau panggung pesilat remaja untuk menunjukkan kualitasnya. “Dengan diberikannya jam terbang jadi terlihat proses pembinaan di daerah seperti apa, termasuk ini juga bagian evaluasi dari pelatih,” imbuhnya.

Baca Juga:  Warga Ikut Berdonasi, Suwirya Beri Apresiasi

Untuk peserta sirkuit ini sebanyak 15 kontingen atau tim dimulai dari Kabupaten Bangli, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Badung, Kota Denpasar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Karangasem, Unit Universitas Udayana, Unit Universitas Hindu Indonesia, Unit Politeknik Negeri Bali, Unit Stikom, Unit Universitas Warmadewa, serta Unit Universitas Undiksha Singaraja.

Baca Juga:  PSM Makassar Punya Statistik Kurang Apik di Kandang Sendiri, Bali United Tak Terlena

Sementara untuk kelas yang dipertandingkan adalah kategori tanding terdiri dari Tanding Putra sebanyak 13 kelas. Kemudian Tanding Putri terdiri dari 11 kelas. “Sistem pertandingan yang digunakan disetiap putaran pertandingan di tingkat wilayah adalah sistem gugur. Sedangkan saat grand final menggunakan sistem gugur ganda atau double knock down,” tandasnya. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR